Tingkatkan Mutu GTK, MTsN 2 Kulon Progo Hadirkan Kakankemenag

Kulon Progo (MTsN2KP) – Selaras dengan adanya dinamika pembelajaran yang selalu update, MTsN 2 Kulon Progo menyelenggarakan workshop peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan meskipun dirasa waktunya sedikit terlambat di tahun pembelajaran ini. Workshop diselenggarakan Rabu (11/12) bertempat di Laboratorium IPA MTsN 2 Kulon Progo dengan tujuan meningkatkan mutu dan menyempurnakan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, H. Ahmad Fauzi, S.H.,  yang dihadirkan dalam acara tersebut sebelum membuka workshop menyampaikan sambutan sebagai pembinaan. Dalam sambutannya, Fauzi menyampaikan tiga mantra yang dicanangkan oleh Menteri Agama Republik Indonesia pada Rapat Kerja Nasional, Maret 2019. “Tiga mantra yang dimaksud, pertama Moderasi Beragama yang mengisyaratkan insan Kementerian Agama harus bisa menjaga keberagaman dalam keberagamaan. Kita harus bisa menjaga kebersamaan dalam kemejemukan,” tegas Fauzi.

“Mantra kedua Kebersamaan Umat yang mengandung pengertian bahwa insan Kementerian Agama harus dapat menjalin keakraban dalam lingkungan kerja. Dengan begitu diharapkan terjalin komunikasi kebersamaan sehingga hal-hal yang minus dapat dikomunikasikan dan akhirnya terwujud kinerja yang lebih baik. Sementara itu, mantra ketiga Integrasi Data yang menghendaki keberadaan data harus segera diupdate seawal mungkin. Dengan begitu tidak ada data yang terlewatkan,” urai Kakan.

Lebih lanjut, Kankemenag juga menyampaikan tiga amanat Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin waktu berada di Yogyakarta sebelum mengakhiri masa jabatannya. “Tiga amanah tersebut meliputi  Tingkatkan pengamalan lima nilai budaya kerja Kementerian Agama. Pengarusutamaan moderasi beragama.  Menjaga kebersamaan dalam kemajemukan, baik dalam bermasyarakat, beragama, dan bernegara,” imbuhnya.

Ahmad Fauzi juga menyampaikan Peraturan Daerah Kabupaten Kulon Progo tentang Penguatan Pendidikan Karakter yang meliputi penekan religiusitas, memupuk rasa nasionalisme, kebangsaan, dan kepancasilaan, serta menanamkan kembali nilai kemataraman yang sarat dengan nilai karakter.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Fauzi menyampaikan juga prioritas aksi Menteri Agama Fachrul Razi meliputi mengunci pintu korupsi dan menindak tegas pelaku korupsi, meningkatkan layanan untuk umrah dan haji, deradikalisasi, sertifikasi halal, dan menjalin kerja sama dengan mitra-mitra kerja Kementerian Agama.

Sebelum sambutan Kepala Kankemenag diawali dengan laporan Kepala MTsN 2 Kulon Progo, Dwi Putranto yang menyampaikan beberapa hal antara lain saat ini animo masyarakat masuk ke MTsN 2 Kulon Progo cukup tinggi. Namun demikian, ada wacana bahwa Gedung MTsN 2 Kulon Progo akan terkena dampak pengembangan bandara baru. Oleh karena itu, Dwi Putranto berharap kepada Kepala Kankemenag ada solusi untuk tetap mempertahankan keberadaan MTsN 2 Kulon Progo.

Usai acara pembukaan, kegiatan workshop disampaikan oleh pemateri tunggal Pengawas Madrasah, Kalimah,S.Ag., dalam rangka menyegarkan dan menyempurnakan KTSP MTsN 2 Kulon Progo yang merupakan pedoman seluruh kegiatan di madrasah tersebut. (jul/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.