Rasa Haru Warnai Pisah Sambut Kepala MTsN 5 Kulon Progo

Kulon Progo (MTsN5KP) – Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, H. Ahmad Fauzi, S.H., telah resmi melantik sebanyak 17 Pejabat pada Selasa (31/12/2019), bertempat di Aula Menoreh kantor setempat. Salah satu pejabat baru yang dilantik adalah Asnah Al Amien, S.Ag, M.S.I. yang menduduki jabatan sebagai Kepala Madrasah MTsN 5 Kulon Progo. Asnah yang sebelumnya menjabat sebagai Waka Kurikulum, menggantikan posisi Drs. Sukarlan yang dipindahtugaskan menjadi Kepala MTsN 4 Kulon Progo.

Dengan adanya pergantian Kepala Madrasah tersebut, MTsN 5 Kulon Progo mengadakan acara pisah sambut, Selasa (7/1/2020), bertempat di Ruang Pertemuan Madrasah. Selain guru dan karyawan, acara juga dihadiri oleh tamu undangan, diantaranya Kapolsek Samigaluh beserta jajaran, Danramil Samigaluh beserta jajaran, Pengawas Madrasah Kulon Progo, dan Ketua Komite Madrasah.

Acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Selanjutnya sambutan awal disampaikan oleh Kepala Tata Usaha, Jumal. Ia mengucapkan selamat kepada keduanya atas jabatan baru yang diduduki.

“Selamat kepada Bu Asnah dan terimakasih Pak Sukarlan, semoga dharma baktinya mendapatkan keberkahan karena telah memberikan banyak hal positif untuk kemajuan madrasah,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan penyampaian kesan dan pesan oleh Drs. Sukarlan. Ia mengaku bahagia dan memiliki banyak kenangan selama kurang lebih 5 tahun mengabdi di MTsN 5 Kulon Progo.

“Disini kerjasama lancar dan kekeluargaan sangat rukun. Banyak keasyikan yang saya alami selama disini. Saya ucapkan terimakasih banyak dan mohon maaf sebesar-besarnya jika ada salah,” tuturnya.

Setelahnya, giliran Asnah memberikan sambutan dan kesan untuk pertama kali sebagai Kepala Madrasah. Ia mengaku awalnya merasa berat diberikan mandat sebagai Kepala Madrasah, akan tetapi ia coba merenungkan makna dibalik jabatan baru ini.

“Jujur, awalnya begitu berat, namun setelah saya renungkan dan rasakan, saya sadar ini adalah rizki dari Allah, maka harus disyukuri dengan cara menjalankan tugas sebaik-baiknya,” tandasnya.

“Sebagai ASN, wajib mendengar dan taat pada pimpinan. Jika ada tugas, maka patuhi dan segera laksanakan,” imbuhnya dengan tegas.

Setelah penyerahan kenang-kenangan, acara ditutup dengan berdo’a bersama.

Usai sholat dhuhur, semua siswa berkumpul di halaman madrasah. Siswa kelas VIII A, Salwa, mewakili seluruh siswa menyampaikan pesan terimakasih kepada Sukarlan. Setelahnya, dalam suasana haru, satu persatu siswa berjabat tangan dengan Sukarlan sebagai tanda perpisahan. (mic/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.