Siswa APHP dan Tata Boga MAN 2 Kulon Progo Wisata Edukasi di Repoeblik Telo

Surabaya (MAN2KP) – Kekayaan Indonesia itu luar biasa. Prinsip  Ir. Unggul Abinowo, pencetus sekaligus owner Repoeblika Telo bukan dari warisan tetapi memulai usaha dari nol sejak kelas 2 SMA yakni bekerja dari hilir ke hulu. Demikian dipaparkan Irfan Telo selaku marketing Repoeblik Telo, di depan puluhan siswa APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian) dan Tata Boga serta tambahan dari beberapa siswa reguler MAN 2 Kulon Progo, Selasa (7/1/2020). Didampingi guru-guru keterampilan, siswa-siswa tersebut mengikuti Wisata Edukasi di Repoeblik Telo juga sejumlah tempat edukasi lain sesuai jurusan keterampilan yang ada di MAN 2 Kulon Progo.

Sesampai di Repoeblik Telo, kami dibawa ke sebuah aula terbuka. Di sepanjang perjalanan, tampak asri indah pemandangan alami pegunungan dimana wisata edukasi ini dibangun. “Bapak Unggul adalah putra seorang rektor Universitas Brawijaya yang ini menjadi sebuah tantangan. Bapak Unggul lebih memilih menjadi petani. Bukan karena memiliki lahan yang luas karena beliau dulu menyewa tanah untuk memulai usahanya. Bukan karena lahan yang subur, beliau justru memilih lahan yang belum ada irigasinya. Tahun 1970-an mulai dengan membantu petani dengan menawarkan jasanya. Berbagai usaha pun dicoba dari bertanam rumput, bawang merah, beternak bebek, hingga sekarang ini. Subuh hingga menjelang malam bergelut dengan perkebunannya.” Demikian dipaparkan Irfan sembari berdialog interaktif dengan siswa dan bapak ibu guru pendamping.

Diputarkan pula video pembuatan nugget telo. Dari mulai proses pemilihan produk telo, pencucian, pengupasan, pengukusan, penghalusan hingga adonan dicampur dengan berbagai bumbu untuk nugget sampai penggorengan. Selanjutnya siswa dan guru  diajak berkeliling area Repoeblik Telo untuk melihat alat dan proses produksi.

Irfan juga menginformasikan bahwa dari berbagai mcam penelitian, telo menempati peringkat pertama dari berbagai macam sayuran. Telo bahkan pernah di banned agar sayuran yang memiliki over power ini tidak tersentuh. “Jadi sekarang bukalah sepuasnya informasi tentang kekayaan di Indonesia. Bahwasanya telo mempunyai manfaat yang luar biasa. Untuk itu mari budidayakan, konsumsi atau memanfaatkan telo ini,” pesannya.

Dalam kesempatan tersebut seluruh siswa dan pendamping juga diperkenankan untuk mencoba bakpia telo serta rebusan telo yang masih panas mengepul. MAN 2 Kulon Progo juga menyerahkan kenang-kenangan kunjungan untuk Repoeblik Telo. (ast/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.