Bupati Sutedjo: MTQ Sebagai Ajang Revolusi Mental

Kulon Progo (Kankemenag) – Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) ini tidak hanya sebuah komptesisi, namun juga sebagai sarana untuk membentuk budi pekerti luhur, menghargai dan menghormati orang lain. MTQ juga sebagai ajang merevolusi mental masyarakat Kulon Progo, serta membentengi moral dan mampu menambah keimanan dalam membangun karakter bangsa. Bupati Kulon Progo, Drs, H. Sutedjo menyampaikan hal itu saat membuka MTQ tingkat Kabupaten yang berlangsung di Komplek Kalurahan Pagerharjo, Samigaluh, Sabtu (14/3/2020).

“MTQ tidak saja sebuah ajang kompetisi, namun juga sebagai sarana pembentuk budi pekerti luhur, menghargai dan menghormati orang lain. MTQ juga sebagai ajang merevolusi mental masyarakat serta membentengi moral dan diharapakan mampu menambah keimanan dalam membangun karakter bangsa,” ungkap Bupati.

Selain itu Bupati berharap agar dengan MTQ mampu menciptakan generasi islami. “MTQ agar dapat memotivasi menghafal Al-Qur’an dan mengamalkannya, juga meningkatkan kemampuan qori’/hafidz Al-Qur’an, sehingga cita-cita pembangunan Kabupaten Kulon Progo sehat, mandiri, berprestasi, aman dan sejahtera dapat terwujud,” imbuhnya.

Sementara itu Ketua Panitia, H. Jumanto, SH, dalam laporannya menyampaikan bahwa MTQ ini diikuti oleh 466 peserta, yang bertanding dalam 30 cabang lomba.

Selain Bupati, hadir dalam MTQ tersebut, Kepala Kankemenag Kulon Progo, Ketua BASNAS, Panewu se-Kulon Progo, serta anggota DPRD.

Sebelum pelaksanaan MTQ digelar Pawai Ta’aruf yang diikuti oleh kafilah 12 kapanewon. Juga di meriahkan Drumband MTsN 5 Kulon Progo, MI Ma’arif Pagerharjo, SMP N 4 Samigaluh, serta beberapa kesenian tradisional dari Samigaluh. (ags/abi).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.