Siap Sukses USM, MIN 2 Kulon Progo Gelar Motivasi

Magelang (MIN2KP) – Sukses       USMDIY adalah sebuah harapan dan cita-cita yang diimpikan oleh siswa, guru, maupun orang tua. Berbagai upaya dilakukan agar siswa mendapatkan hasil yang maksimal. Bertempat di Griya Matematika Dahsyat Indonesia (MDI), Karaharjan, Muntilan, Magelang, MIN 2 Kulon Progo mengadakan motivasi dan belajar matematika bersama, Senin (02/03/2020). Kegiatan diikuti oleh semua siswa kelas VI beserta orang tua, semua guru karyawan, dan ketua komite madrasah.

Etik Fadhilah Ihsanti, S.Pd.I., M.Pd. dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan motivasi bersama dimaksudkan agar siswa mengetahui trik-trik mengerjakan soal matematika dengan mudah, cepat, dan tepat. Selain itu, pelibatan orang tua dalam kegiatan tersebut yaitu agar dapat mendampingi belajar anaknya ketika di rumah. “Dengan dilibatkannya orang tua dalam kegiatan ini supaya dapat mendampingi belajar anaknya ketika di rumah serta sebagai tempat sharing tentang kesulitan belajar,” imbuhnya.

Ada beberapa materi yang diberikan di MDI antara lain tentang pembagian menyamping, KPK dan FPB, bilangan kuadrat, akar kuadrat, perbandingan, dan mengubah pecahan campuran persen ke pecahan biasa. Semua disampaikan oleh pemateri dengan cara cepat dan rumus praktis.

Orang tua maupun siswa sangat antusias mengikuti motivasi dan belajar bersama. Ziad, salah satu siswa sangat senang mengikuti acara karena dengan belajar di MDI menjadikan matematika terlihat lebih mudah dan menyenangkan. “Belajar di MDI menjadikan matematika terlihat lebih mudah dan menyenangkan. Ada hal-hal baru yang belum saya peroleh sebelumnya,” ujarnya.

Putri Lima Praniadani, S.Pd. sebagai motivator serta narasumber mengungkapkan bahwa selama ini matematika dianggap sulit dan menakutkan. Hal tersebut disebabkan karena secara umum siswa tidak menyukai matematika dan tidak hafal perkalian serta pembagian. Penyebab lain yaitu tidak adanya kesamaan konsep antar guru. “Selama ini matematika dianggap sulit dan menakutkan karena secara umum siswa tidak menyukai matematika dan tidak hafal perkalian serta pembagian. Penyebab selanjutnya adalah belum adanya kesamaan konsep yang diberikan oleh guru. Sebaiknya, paling tidak guru kelas IV, V, dan VI menyampaikan konsep serta teknik yang sama terhadap siswa. Perbedaan konsep dan teknik antara guru dapat membingungkan siswa,” jelasnya.

Di akhir acara, Etik berpesan kepada siswa untuk mencoba dan mengulangi ilmu serta trik yang telah diperoleh dari MDI baik di madrasah maupun di rumah masing-masing. Harapan ke depan, siwa MIN 2 Kulon Progo sukses dalam USMDIY 2019/2020. Selain itu, juga mendapat nilai yang memuaskan pada mata pelajaran matematika khususnya dan semua mata pelajaran pada umumnya. Sehingga MIN 2 Kulon Progo semakin jaya serta menjadi madrasah hebat bermatabat, madrasah kebanggan bersama. (fas/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.