Pandemi Covid-19 Tak Surutkan Semangat Siswa Musera Ikuti Pesantren Kilat

Kulon Progo (MUSERA) – Dampak adanya Covid-19 masih terus dirasakan oleh berbagai kalangan, tidak terkecuali lembaga pendidikan. Berdasarkan surat edaran Kanwil Kemenag DIY, pembelajaran dengan sistem jarak jauh (daring/online) diperpanjang mulai tanggal 22 April 2020 sampai dengan tanggal 13 Mei 2020. Hal ini menyebabkan terkendalanya beberapa kegiatan yang sebelumnya telah dirancang sebelum adanya wabah Covid-19. Sebagai salah satu lembaga pendidikan yang terimbas dampak tersebut, MI Muhammadiyah Serangrejo, di Kulwaru, Wates turut melaksanakan sistem pembelajaran secara daring/online hingga Ramadhan ini. Berbagai kegiatan Ramadhan, termasuk pesantren kilat juga dilaksanakan secara online. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo, Sumarsih pada Senin (27/4/2020).

Pesantren Kilat online diikuti oleh seluruh siswa MI Muhammadiyah Serangrejo. “Kegiatan pesantren kilat online ini kami tekankan dalam peningkatan ibadah, pengetahuan atau wawasan agama Islam, hafalan Al-Quran, serta kegiatan yang sifatnya dapat membentuk siswa yang berakhlak mulia. Program tersebut kami rancang dan kami buatkan jadwal dari tanggal 27 April sampai 13 Mei nanti. InsyaAllah,” ungkap Sumarsih.

Program pesantren kilat online Musera dibagi menjadi dua macam jadwal, yaitu kegiatan harian yang dikemas menggunakan kartu kegiatan Ramadhan serta jadwal tugas khusus yang diberikan guru setiap hari selama pesantren. Kegiatan harian meliputi shalat, puasa, tadarus, aktivitas harian (berkebun, olahraga, bersih lingkungan, membaca buku, dan family gathering) serta membantu orangtua. Sedangkan penugasan jadwal khusus tersebut antara lain, pembuatan poster Islami, kaligrafi, asmaul husna, serta literasi/ pembuatan cerita islami dengan berbagai tema setiap harinya. “Kita juga melaksanakan tadarus klasikal kelas I-III dipandu guru masing-masing, IV-VI dipandu guru agama. Selain siswa, kita juga membuat program tadarus dan khataman untuk guru secara online pula,” tambahnya.

Meskipun dilaksanakan  secara online, siswa tetap antusias menyelesaikan tugas pesantren yang diberikan. Selama pelaksanaan pesantren kilat online, orangtua dapat memantau perkembangan putra/putrinya melalui Whatsapp Group kelas secara kontinyu.

Beberapa  hasil karya siswa selama pesantren kilat online diantaranya poster ucapan selamat Ramadhan oleh Aldrih Finanda (kelas I). Dengan kalimat ucapan Marhaban Ya Ramadhan berlatar belakang masjid, langit biru dan dua orang di halaman masjid, Aldrih menggambarkan keceriaan menyambut datangnya Ramadhan.
Hal yang sama digambarkan oleh Athifa Dia Auliani (kelas II). Athifa menggambarkan masjid dengan berbagai pepohonan yang mengelilinginya, ia juga mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan dalam gambarnya. Sedangkan Askana Ratifa (kelas IV) dalam gambarnya, ia mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa lengkap dengan suasana Ramadhan yang penuh suka cita.

Ada pula karya siswa dalam program literasi, yaitu menulis cerita oleh Nasywa Nurvita (kelas III). Dalam ceritanya, Nasywa mengajak untuk bertanggung jawab terhadap diri sendiri dengan menjaga kebersihan.
Lain lagi dengan Asyifa Kencana Wangi (kelas V). Syifa menceritakan betapa ia menyanyangi hewan peliharaannya, membuatkan kolam dan memberinya makan, mengingatkan agar kita memperlakukan hewan dengan baik dan tidak menyiksanya.

MI Muhammasiyah Serangrejo memprogramkan pesantren kilat online sedemikian rupa sehingga kreativitas dan literasi anak tetap berkembang dengan mengedepankan kandungan pengetahuan serta ajaran agama di dalamnya.
“Saya sangat mengapresiasi usaha anak-anak dalam menjalankan pesantren di tengah kondisi yang seperti ini, semoga kegiatan ini dapat berjalan lancar sampai akhir,” tutur Sumarsih.

Pihaknya juga turut berdoa agar wabah Covid-19 ini segera berakhir, sehingga dapat segera bertatap muka dengan siswa-siswanya.
(del/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.