Peringatan Hari Kartini MIN 1 Kulon Progo dalam Pembelajaran Jarak Jauh

Kulon Progo (MIN1KP) – Berdasarkan surat edaran dari Kantor Wilayah Kementerian Agama Yogyakarta tentang kebijakan pendidikan di Madrasah dalam masa darurat pencegahan penyebaran Covid-19, pembelajaran jarak jauh bagi peserta didik  diperpanjang (1-21/4/2020). Hal ini menuntut guru untuk semakin kreatif dalam menentukan tugas yang akan diberikan ke peserta didik.

Pemberian tugas akademis secara terus-menerus cenderung membuat siswa bosan. Untuk mengurangi kebosanan tersebut, beberapa guru di MIN 1 Kulon Progo berinisiatif untuk memberikan tugas yang mampu mendorong kreativitas dan imajinasi siswa.

Bertepatan dengan Hari Kartini, Selasa (21/4/2020) kemarin, beberapa guru di MIN 1 Kulon Progo memberikan tugas yang berkaitan dengan peringatan tersebut. Diantaranya kelas IA yang diampu oleh Umi Bariyah, S.Pd.I., kelas 2B yang diampu oleh Imma Fatayati, S.Ag., dan kelas 5A yang diampu oleh Dwi Ratna Fajar Rahayu, S.Pd.

Umi Bariyah, S.Pd.I. memberikan tugas kepada siswanya untuk menyanyikan lagu Ibu Kita Kartini dan dikumpulkan dalam bentuk video. “Harapannya agar siswa mengetahui bahwa Indonesia mempunyai sosok pahlawan wanita yang sangat cerdas, pintar, dan santun,” katanya.

Imma Fatayati, S.Ag. memberikan tugas menulis syair lagu Ibu Kita Kartini dengan huruf tegak bersambung kemudian menyanyikan lagu tersebut. Tugas menyanyi dikumpulkan dalam bentuk video. “Tujuan pemberian tugas ini agar para siswa mengetahui sejarah perjuangan Kartini dan bisa meneladani kegigihannya dalam mengobarkan semangat belajar walaupun dalam kondisi sesulit apa pun,” ujar Imma.

“Selain itu, untuk memperkenalkan dan membiasakan siswa menyanyikan lagu-lagu nasional,” imbuhnya.

Sedangkan untuk kelas 5A, Dwi Ratna Fajar Rahayu, S.Pd. memberikan tugas kepada siswa untuk membuat puisi tentang Kartini. “Dengan membuat puisi, anak akan termotivasi untuk mengembangkan bakat dan kreativitasnya dalam seni bahasa,” harapnya.

Amelia Suryandari dalam bait puisinya menjelaskan tentang tempat kelahiran RA Kartini. Ia juga menyebutnya sebagai tokoh emansipasi wanita yang jasa-jasanya dapat dijadikan panutan oleh generasi penerus bangsa. Sebait puisi yang berjudul Ibu Kartini karya Ananda Amel adalah:

“Kartini…

Engkau dilahirkan di Jepara

Pejuang emansipasi wanita

Jasamu akan dikenang sepanjang masa

Panutan anak bangsa”.

 

Sementara Pixel Ariefin Prasetya dalam puisinya yang berjudul Jasa Ibu Kartini mengungkapkan jasa-jasa RA Kartini dalam dunia pendidikan. Berkat jasa beliaulah para perempuan Indonesia saat itu bisa merasakan pendidikan di sekolah,  tanpa ada perbedaan dengan kaum pria. Berikut ini sebait puisi karya Ananda Pixel.

“Jasamu kan kukenang

Tanpamu kaum wanita tidak bisa sekolah

Perjuanganmu kan kukenang

Tanpamu kaum wanita tetap di rumah”

 

Sebelum membuat puisi, siswa diminta untuk mencari literatur tentang RA Kartini dan kisah perjuangannya melalui internet dengan didampingi oleh orang tua masing-masing. “Sebagian besar siswa kelas 5A dalam puisinya mengungkapkan bahwa RA Kartini adalah sosok pahlawan wanita yang memperjuangkan derajat kaum perempuan Indonesia. Beliau memperjuangkan persamaan hak antara kaum perempuan dan kaum pria dalam memperoleh pendidikan,” pungkasnya. (rat/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.