Tanggap Situasi Terkini, MTsN 1 Kulon Progo Luncurkan E-learning Madrasah

Kulon Progo (MTsN1KP) – Saat ini seluruh dunia sedang menghadapi situasi yang mencekam karena kemunculan virus corona yang menyebabkan ketakutan tersendiri bagi masing-masing orang. Adanya virus corona ini mau tak mau juga berdampak pada sistem pendidikan di Indonesia. Untuk menghambat penyebaran virus, sekolah dan madrasah merumahkan seluruh guru dan peserta didik dalam jangka waktu tertentu. Hal ini mengakibatkan pembelajaran dilakukan secara online karena tidak mungkin lagi dilakukan tatap muka di kelas.

Demikian juga kegiatan belajar mengajar di MTsN 1 Kulon Progo tak lagi dilakukan di madrasah dan beralih menjadi pembelajaran jarak jauh. Banyak cara dilakukan guru-guru MTsN 1 Kulon Progo untuk memberikan pembelajaran jarak jauh ini, misalnya melalui grup-grup di whatsapp, memanfaatkan aplikasi-aplikasi pembelajaran yang sudah ada, ataupun cara-cara lainnya.

Menghadapi situasi ini, pada Kamis (9/4/2020), tim IT MTsN 1 Kulon Progo akhirnya meluncurkan aplikasi e-learning madrasah. Seluruh guru MTsN 1 Kulon Progo menyambut dengan antusias peluncuran aplikasi ini. Peluncuran e-learning madrasah ini memang sudah ditunggu-tunggu karena beberapa waktu sebelumnya, sebagian besar guru MTsN 1 Kulon Progo telah mengikuti pelatihan secara online bagaimana menggunakan e-learning madrasah. Jadi, sesaat setelah diluncurkan dan diumumkan oleh kepala madrasah, guru-guru langsung mencoba login dan sebagian besar berhasil tanpa hambatan yang berarti.

Dalam sambutannya di grup whatsapp madrasah, Kepala MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Legiman, M.S.I menyampaikan kebanggaan atas selesainya pembuatan e-learning madrasah dan berharap dapat menjadi salah satu cara pembelajaran jarak jauh yang lebih efektif. “Dengan e-learning MTsN 1 Kulon Progo ini saya berharap dapat dipergunakan oleh guru dan siswa untuk menunjang proses pembelajaran yang lebih terstruktur, menarik, dan interaktif terutama pada situasi sekarang yang mengharuskan kita memberikan pembelajaran jarak jauh kepada anak-anak didik kita,” jelas Legiman.

Berbagai macam fitur menarik ada di e-learning ini, salah satunya adalah fitur kelas online. Dalam kelas online, siswa dan guru akan memiliki akun sendiri untuk dapat masuk dan mengakses aplikasi e-learning madrasah. Persiapan pembelajaran, pembelajaran, penilaian, dan pengolahan nilai dapat dilaksanakan dengan berbasis Computer Based Training (CBT).
Namun, tak dapat dipungkiri, e-learning madrasah ini tentu masih ada kekurangan dan dalam penggunaanya pun masih membuat sebagian guru kebingungan. Waka Kurikulum MTsN 1 Kulon Progo, Drs. Hudayawan Arif menyampaikan bahwa di samping memperoleh pelatihan secara online bagaimana menggunakan aplikasi e-learning ini, memang seharusnya diadakan pelatihan secara tatap muka agar lebih mudah dipahami guru. “Kalau situasi sudah memungkinkan, kita akan mengadakan pelatihan secara tatap muka bagaimana menggunakan e-learning madrasah ini. Kita berdoa semoga situasi sulit ini tidak berlangsung lama dan virus corona segera sirna sehingga kita dapat melakukan kegiatan belajar mengajar lagi secara normal,” urai Arif menjawab kebingungan guru. (sep/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.