Hardiknas, Rinduku, Rindumu, Menjadi Rindu Kita Bersama

Kulon Progo (MIMKENTENG) – Selamat Hari Pendidikan Nasional, momen yang diperingati setiap tanggal 2 Mei.  Momen yang sangat membahagiakan untuk semua elemen pendidikan di bumi pertiwi ini dari Sabang sampai Merauke. Peringatan Hardiknas ini untuk memperingati kelahiran tokoh pendidikan, Ki Hadjar Dewantara. Pesan beliau sangat tepat diterapkan dalam kondisi sekarang. Pandemi Covid -19 ini menyebabkan kegiatan pembelajaran di sekolah beralih menjadi pembelajaran di rumah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Anwar Makarim mengatakan juga bahwa pandemi COVID-19 telah membuat para guru, siswa dan orang tua menyadari bahwa pendidikan bukan sesuatu yang bisa dilakukan di sekolah saja. “Tetapi pendidikan yang efektif itu membutuhkan kolaborasi yang efektif dari guru, siswa dan orang tua. Tanpa kolaborasi itu, pendidikan yang efektif tidak mungkin terjadi,” ujar Nadiem saat peringatan Hari Pendidikan Nasional di Jakarta, Sabtu (2/5/2020).

Hal yang sama dialami oleh MI Muhammadiyah Kenteng, adanya pandemi Covid-19 ini membuat seluruh kegiatan madrasah menjadi WFH yang dimulai sejak pertengahan bulan Maret hingga bulan Mei saat ini. Anak-anak pun belajar lewat sistem pembelajaran daring. Guru bekerja sama dengan wali murid dalam sistem pembelajaran daring tersebut. Kepala Madrasah, Rujito, S.Pd.I, M.Pd memberikan hak kepada setiap wali kelas masing-masing untuk melaksanakan pembelajaran daring yang tentunya masih dalam koridor pendidikan sesuai kurikulum dan tidak memberatkan siswa maupun orang tua/wali yang akan mendampingi. “Semangat belajar dan beramal nak di rumahmu masing-masing,” pesan Kamad dalam video online para wali siswa lewat Whatsapp group, Rabu (24/4/2020).

Salah satu guru MI Muhammadiyah Kenteng Rizco Ardian Saputro megatakan bahwa selama menjalani belajar dari rumah, banyak siswa yang sering menanyakan kapan waktu masuk sekolah lagi.  “Sebagai guru kami hanya bisa menjawab untuk menunggu keputusan dari pemerintah,” ujar Rizco.

“Mari berdoa dan beriktiar bersama, semoga pandemi Covid-19 di bumi pertiwi ini segera sirna, sehingga sebagai seorang pendidik kita dapat kembali kepada apa yang sudah menjadi tanggung jawab kami yakni mencetak  generasi penerus bangsa yang terdidik,” pungkas Rizco. (ras/abi).

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.