MTsN 6 Kulon Progo Peringati Nuzulul Quran dengan Tilawah Berjamaah

Kulon Progo (MTsN6KP) – Memperingati Nuzulul Quran 1441 H, MTsN 6 Kulon Progo menggelar Tilawah Berjamaah yang diikuti guru dan TU. Karena masih dalam suasana pandemi Covid-19, maka tilawah dilakukan dari rumah masing-masing, Ahad (10/5/2020).

Wakamad Urusan Humas, Ani Romadhoni didampingi Direktur Tahfidz, Isnandar, S.TH.I., menjelaskan, pembagian Juz di lakukan melalui grup WA dan setiap guru/TU diminta untuk mengisi Juz yang akan di baca. Program tilawah Alquran berjamaah dari rumah masing-masing ini bertujuan untuk memperoleh wasilah doa kebaikan bagi keluarga besar MTsN 6 Kulon Progo khususnya, dan umat manusia pada umumnya.

“Kegiatan ini awalnya diprogramkan dalam waktu 4 hari yaitu Sabtu-Rabu ( 9-12/5/2020). Namun antusias bapak ibu guru dan TU sangat tinggi sehingga hanya dalam waktu sehari sudah selesai,” tutur Ani.

“Selanjutnya akan dibukalah Program Tilawah jamaah dari rumah masing-masing untuk periode ke 2 dan seterusnya,” imbuhnya.

Kepala Madrasah, Imam Syamroni, S.Pd. mengapresiasi partisipasi aktif segenap warga madrasah dalam mengikuti tilawah berjamaah. “Program ini sangat bagus untuk bapak ibu yang sudah rutin membaca Alquran di luar bulan ramadan, apalagi sekarang di bulan yang penuh berkah ini. Kita tetap bisa melaksanakan Peringatan Nuzulul Quran ini meski hanya melalui WhatsApp Group , mudah–mudahan hal ini tidak akan mengurangi pahala bapak ibu semua,” harapnya.

Beberapa peseta bahkan tak hanya membaca satu juz. Salah satu staf TU Mardiana membaca Juz 23 dan 24 sekaligus . “Meski ada corona tidak memudarkan semangat kita beribadah. Walaupun melalui whatsapp group, kita tetap bisa memaksimalkan ibadah di bulan Ramadan ini.”

Pembimbing Tahfidz, Abikusna juga tak kalah bersemangat, meski saat ini orangtuanya dalam keadaan sakit dan memerlukan perawatannya, dia tetap melakukan tadarus pribadi selain tilawah berjamaah. “Ini saya sambil merawat simbok yg sedang sakit saraf kejepit dan sudah sebulan susah BAB bahkan sempat berdarah. Semoga Quran dapat menjadi wasilah kesembuhannya,” ungkap Abikusna. (ani/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.