Kreasi Kuliner Ala Siswa MTsN 4 Kulon Progo, Praktik Pembelajaran Prakarya

Kulon Progo (MTsN4KP) – Untuk mengakhiri pembelajaran Prakarya, siswa kelas VII dan VIII MTsN 4 Kulon Progo adu kebolehan dalam mencoba berbagai resep masakan. Sri Windarti,S.Pd. selaku guru Prakarya mengatakan bahwa evaluasi akhir pembelajaran Prakarya tahun ini bertema kreasi olahan bahan pangan. Dalam beberapa kesempatan, siswa diajarkan untuk dapat mengolah, mengemas, serta menjual makanan yang telah mereka buat. Akan tetapi, semester ini market day harus tertunda karena sistuasi pandemi korona.
Tidak melaksanakan praktik di madrasah, siswa diberikan keleluasaan waktu oleh guru untuk mengerjakan tugas tersebut di rumah masing-masing. Siswa cukup membuat dokumentasi saat memasak, baik berupa foto maupun video. Hal itu diungkapkan Guru Prakarya MTsN 4 Kulon Progo, Sri Windarti melalui Whatsapp, Selasa (16/6/2020).

“Anak-anak saya harap membuat catatan mulai dari nama menu, bahan yang diperlukan, alat, sampai cara memasaknya. Selain menuliskan, mereka juga harus mendokumentasikan urutan memasak,” jelas Sri Windarti.

“Saya memilih materi praktik memasak, agar siswa merasa lebih tertarik untuk memasak. Tentunya juga untuk menambah kemahiran mereka dalam memasak,” ungkapnya.

Adapun materi memasak antara kelas VII dan kelas VIII memang dibuat berbeda. Untuk kelas VII materinya yaitu membuat hidangan urap. “Tujuannya selain siswa bisa memasak urap, juga agar mereka lebih tertarik untuk mengonsumsi makanan tradisional akan tetapi sehat ini,“ imbuhnya.

Dengan praktik memasak  tersebut, siswa juga diharapkan lebih memahami khasiat dan kandungan dari bahan masakan yang mereka miliki.

Sementara itu siswa kelas VIII mendapatkan tugas untuk mengolah bahan pangan dari umbi-umbian menjadi kroket. “Saya membebaskan siswa untuk memilih bahan dasarnya. Kalau biasanya berbahan dasar kentang dengan isian rogout, kali ini siswa bebas memilih bahan dasar dan isiannya,” tutur guru Prakarya yang hobi mencoba resep masakan baru tersebut.

Hasilnya tidak mengecewakan. Siswa membuat kroket dari berbagai bahan dasar. Ada yang membuat kroket dengan bahan dasar ubi jalar dengan isian keju. Ada juga yang menggunakan isian cokelat.
Di era pandemi ini, siswa memang dituntut untuk lebih banyak belajar mandiri di rumah. Meski guru tetap memantau melalui media online, akan tetapi penentu keberhasilan pembelajaran juga berkat kerjasama dengan orangtua/wali. Faktor utamanya yaitu kemauan dan kesadaran siswa akan pentingnya belajar mandiri secara sungguh-sungguh. (siw/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

5 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.