Siswa MTsN 6 Kulon Progo Sambut Kelulusan di Rumah

Kulon Progo (MTs N 6 KP) – Tak seperti tahun sebelumnya yang berlangsung dengan meriah, untuk Tahun Pelajaran 2019/2020 siswa MTsN 6 Kulon Progo menerima pengumuman kelulusan dari rumah. Pengumuman disampaikan melalui media WhatsApp, Jumat (5/6/2020) oleh madrasah melalui Wali Kelas masing-masing.

Kepala Madrasah, Imam Syamroni,S.Pd. menjelaskan bahwa pengumuman jenjang MTs/SMP yang serentak di laksanakan di masa pandemi Covid-19 terpaksa dilakukan melalui media sosial sebagai langkah antisipasi menghindari berkerumun dalam jumlah banyak. Dikhawatirkan bila pengumuman dilakukan secara tatap muka ada dampak ditimbulkan.

“Meski pengumuman dilaksanakan secara online, tetapi informasi harus tersampaikan kepada yang bersangkutan. Jadi dibuat pengumuman yang bisa diakses oleh semua kalangan, dan yang biasa digunakan untuk komunikasi dengan wali murid yaitu group WhatsApp,” jelasnya.

Imam juga tak lupa mengucapkan selamat atas kelulusan semua siswa dan mendoakan dapat meraih sukses di masa yang akan datang . Dirinya juga meminta siswa melaksanakan sujud syukur dari rumah masing -masing sebagai ungkapan kegembiraan atas keberhasilan menuntut ilmu selama 3 tahun di madrasah.

“Saya ucapkan selamat dan mendoakan semoga ilmunya bermanfaat dan sukses di jenjang selanjutnya,” imbuhnya.

Waka Humas, Ani Romadhoni menambahkan, pengumuman melalui online via group WhatsApp tersebut, di dalamnya memuat sambutan Kepala Madrasah sekaligus penyerahan kembali siswa kepada wali murid, disertai surat keputusan penentuan kelulusan siswa kelas 9 MTsN 6 kulon Progo Tahun Pelajaran 2019/2020.

“Dari 125 siswa kelas 9 semua dinyatakan lulus berdasarkan kriteria kelulusan dan diputuskan dalam rapat penentuan kelulusan, Selasa (2/6/2020) lalu,” terangnya.

Pengumuman kelulusan disambut gembira oleh para siswa dari rumah masing-masing. Umumnya mereka tetap merasa gembira, bagaimanapun kondisinya dan proses yang dijalani selama tiga tahun dapat mengantarkan mereka meraih cita-cita.

Ardia Ramda Wuriastiwi (9D) tetap merasa bangga meski lulus lewat jalur virus. Dia juga menyampaikan terimakasih kepada semua guru yang telah membimbing menuju pintu kesuksesan. “Salat Dluha bakalan jadi obat rindu kami. Ini merupakan pembiasaan dan wujud ilmu yang begitu bermanfaat selama belajar,” ungkapnya.

Mustika Dewi Maghfiroh (9B) berharap, pandemi di hari kelulusan, akan berubah menjadi keberkahan dan kesuksesan di masa depan. “Di sela ricuhnya wabah Covid-19, harapan mencapai pendidikan tak terkalahkan. Segala tugas telah dilaksanakan, saat tiba hari kelulusan semoga harapan yang menjulang tak terpatahkan,” harapnya.

Nayla Mufida (9B) merasakan hari pengumuman kelulusan di masa pandemi rasanya sangat berbeda. Sebenarnya ia kurang puas, sebab mestinya momen kelulusan merupakan hari yang istimewa, paling ditunggu. “Kalau situasi normal kan bisa dirayakan dengan makan-makan, bahkan liburan. Tetapi apa boleh buat, pemutusan mata rantai penyebaran Covid-19 jauh lebih penting dari semua keinginan itu,” tuturnya.(ani/tan/abi)

Tetap sehat dan semangat
#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.