Kamad dan Guru MIN 2 Kulon Progo Ikuti Diseminasi TOT Guru Inovatif 2020

Kulon Progo (MIN2KP) – PT. Microsoft Indonesia bekerjasama dengan Komunitas Guru Inovatif Microsoft, mengadakan kegiatan Training of Teacher (TOT) Guru Inovatif 2020 dalam mendukung persiapan guru untuk mengajar daring menghadapi pandemi Covid-19, dengan salah satu kegiatan adalah diseminasi kepada para pendidik dan tenaga kependidikan di lingkungan sekitarnya mengajar. Terkait dengan hal tersebut PT. Microsoft Indonesia mengundang para peserta TOT Guru inovatif dari Dinas Dikpora Kulon Progo dan Dompet Dhuafa Yogyakarta untuk melaksanakan kegiatan diseminasi. Kegiatan dilaksanakan secara online dan offline pada hari Senin – Kamis (6-10/7/2020) di Komplek Dinas Dikpora Kulon Progo.

Edi Sutanto, M.Pd. selaku Ketua APSI (Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia) Kabupaten Kulon Progo yang sekaligus merupakan salah satu trainer, dalam laporannya menyampaikan bahwa pembukaan kegiatan diseminasi ini telah dilaksanakan serentak secara online di seluruh Indonesia pada hari Senin (6/7/2020) di tempat masing-masing. Sedangkan kegiatan diseminasi secara offline terbagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berjumlah 41 yang orang terdiri dari 27 pengawas sekolah dan 14 pengawas madrasah. Sementara untuk kelompok kedua terdiri atas 100 pesera yang dibagi dalam 2 gelombang diseminasi. Gelombang pertama dilaksanakan secara ofline, pada Selasa dan Rabu (7-8/7/2020) yang dikhususkan untuk Kepala Sekolah/Madrasah dan guru lainnya yang dipilih secara random. Sedangkan untuk gelombang ke dua dilaksanakan pada Kamis dan Jumat (9-10/7/2020) yang diikuti oleh guru. Edi berharap dengan pelaksanaan diseminasi ini baik pengawas maupun guru dapat mempersiapkan dan mengawal pendidikan di Kulon Progo tetap berjalan dengan baik, meskipun dalam masa pandemi. “Tidak ada alasan untuk tidak dapat melaksanakan pembelajaran. Guru harus benar-benar kreatif dan mempersiapkan secara matang, sedangkan pengawas berperan memantau dan mengawal,“ ungkap Edi.

Senada dengan Edi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Arif Prastowo, S.Sos., M.Si. menyambut baik kegiatan diseminasi ini. Dalam sambutannya Arif menyampaikan bahwa pendidikan adalah sebuah pengalaman hidup. Ia tidak mau jika anak-anak dalam masa pandemi Covid-19 ini tidak mengenal pembelajaran daring/ online. Untuk itu guru dituntut untuk lebih kreatif menggunakan media yang sudah tersedia dan jenisnya sangat beragam. “Jangan sampai ada anak produk pandemi Covid-19 tidak tahu pembelajaran daring/ online. Pembelajaran daring/online itu sangat beragam jenisnya, jadi guru harus lebih kreatif. Saya tidak mau pembelajaran daring hanya melaui WhatsApp (WA) saja,“ ucapnya.

Kepala MIN 2 Kulon Progo, Etik Fadhilah Ihsanti menyampaikan rasa syukur dan senang dapat mengikuti program ini. Meskipun pada tahap pembukaan ia mengalami sedikit kendala karena jaringan internet yang tidak stabil, lebih dari itu Etik berharap kegiatan ini dapat memberikan pengalaman dan bekal bagi guru agar lebih siap dan kreatif menghadapi pembelajaran pada tahun pelajaran ini, karena keadaan masih belum memungkinkan untuk mengadakan pembelajaran dengan tatap muka. “Kegiatan ini sangat bagus dan dapat memberi bekal bagi kita semua agar lebih kreatif menghadapi pembelajaran online. Karena dalam kenyataannya keadaan belum memungkinkan untuk pembelajaran tatap muka,“ tuturnya.

Materi yang disampaikan dalam diseminasi Microsoft 365 ini cukup banyak antara lain tentang Microsoft Teams, Microsoft Form, OneDrive dan Office Online, Sway, OneNote Class Notebook dan Microsoft Educator Community. Semua materi diawali dengan pengenalan dan penjelasan sederhana, selanjutnya peserta berlatih mempraktikkan penggunaan konten-konten tersebut untuk pembelajaran. Setiap peserta diwajibkan mengumpulkan tugas-tugas yang telah dipraktikkan sebagai tugas akhir dan portofolio yang akan dijadikan dasar penilaian kelulusan peserta diseminasi.

Fitri Asmawati, guru MIN 2 Kulon Progo yang merupakan salah satu peserta diseminasi juga merasa sangat beruntung dapat mengikuti program ini. Banyak sekali ilmu dan hal baru yang ia peroleh. Tentunya ini memberikan banyak manfaat bagi dirinya secara khusus dan bagi pendidikan pada umumya. Ia berharap kedepannya semua guru dapat mengenal dan memanfaatkan Microsoft 365. “Alhamdulillah saya dapat mengikuti kegiatan ini. Meskipun lelah karena banyak tugas, tetapi lebih banyak senangnya. Saya berharap program ini berlanjut dan merata, sehingga nantinya semua guru mempunyai kesempatan yang sama untuk mengenal dan memanfaatkan Microsoft 365 ini,“ harapnya. (fas/abi)

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.