Direktorat KSKK Kemenag RI Visitasi Virtual Program SKS MAN 2 Kulon Progo

Kulon Progo ( MAN2KP) – Di tengah pandemic Covid-19, program sistem kredit semester (SKS) MAN 2 Kulon Progo tetap dikawal secara ketat oleh Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan Madrasah (KSKK) Kemenag RI. Visitasi program SKS sekaligus pembinaan dan pengarahan pelaksanaan SKS madrasah dilakukan secara virtual melalui aplikasi zoom meeting, Rabu (16/9/2020). Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak bagi seluruh madrasah yang mengajukan program SKS di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berjumlah tujuh madrasah.

Kegiatan visitasi virtual program SKS dipandu oleh Anita Isdarmini,S.Pd., M.Hum. selaku Kepala Seksi Kurikulum pada Bidang Pendidikan Madrasah, Kanwil Kemenag DIY serta dihadiri oleh Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd, sebagai Kasubdit Kurikulum dan Evaluasi (Kurev), Dr. H. Suwardi, M.Pd Kasi Kurev MA/MAK, Imam Bukhori, MPd., Kasi Kurev MI dan MTs dari Direktorat KSKK Kemenag RI, Drs. H. Edhi Gunawan, M.Pd.I. Kepala Kanwil Kemenag DIY dan beberapa pejabat lainnya. Pelaksanaa visitasi virtual di MAN 2 Kulon Progo tidak hanya dihadiri oleh Kepala Madrasah, tetapi dikuti oleh Tim Manajemen, Wakil Kepala Kurikulum dan seluruh guru yang mengampu pelajaran kelas X di Ruang Guru Unit 2 MAN 2 Kulon Progo.

Adapun dalam kegiatan visitasi ini, setiap madrasah diminta untuk mempersiapkan administrasinya. Saat rapat kepala madrasah memberikan presentasi singkat mengenai Unit Kegiatan Belajar Mandiri (UKBM) dan menanggapi pertanyaan dari Direktorat KSKK Kemenag RI. “Sistem SKS yang menggunakan UKBM sangat memungkinkan kami untuk memberikan layanan yang berbeda pada masing-masing individunya. Sehingga bagi anak-anak yang memiliki kecepatan lebih dalam belajar, dapat memperoleh fasilitas dengan baik dan lebih cepat selesai tanpa menunggu teman-temannya, bagi siswa yang mengalami keterlambatan belajar juga mendapatkan layanan yang fokus secara individual,” jelas Khoiriyatun saat ditanyakan motivasinya oleh Kepala Direktorat KSKK Kemenag RI.

“Tahap awal tentu semua peserta didik mendapatkan 1 UKBM yang sama, kemudian apabila ada siswa yang memiliki kecepatan yang lebih, maka diperbolehkan untuk mengajukan permohonan, diujikan dulu untuk ketuntasan UKBM 1. Jika memang diuji dan lulus, dengan konfirmasi BK serta Pembimbing akademik , maka anak berhak mendapatkan UKBM selanjutnya,” imbuhnya.

Akhir acara Dr. H. Ahmad Hidayatullah, M.Pd, memberikan pengarahan dan pembinaan terkait dengan pelaksanaan program SKS. “Semangat dalam menjalankan program SKS tadi, tentu perlu dibarengi dengan pemahaman dengan konsep SKS, supaya program SKS bisa dijalankan dengan baik dan optimal. Sehingga dapat memiliki dampak yang signifikan terhadap kualitas mutu SDM madrasah,” harapnya.

Kegiatan ini akan dilanjutkan dengan visitasi langsung Kamis-Jumat (17-18/9/2020).

Akhir visitasi, Kepala MAN 2 Kulon Progo memberikan motivasi kepada seluruh guru yang hadir dalam rangka pelaksanaan program SKS. “Saya pesan betul, mari di era sekarang kita sebagai guru tidak leha-leha. Tidak ada guru muda ataupun guru tua. Tidak ada guru senior ataupun junior Mari kita bersama-sama untuk menyukseskan program SKS yang sudah kita sepakati bersama,” ajak Khoiriyatun. (rid/abi).

Tetap sehat Dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.