Persiapan Asesmen Nasional, MIM Kenteng Ikuti Simulasi Skala Besar UBKD

Kulon Progo (MIM Kenteng) – Dalam rangka persiapan Asesmen Nasional Tahun ini sebagai pengganti dari Ujian Nasional bagi peserta didik, maka Kepala Pusat Asesmen dan Pembelajaran Badan Penelitian dan Pengembangan dan Perbukuan Kemendikbud mengadakan persiapan berwujud simulasi Skala Besar UBKD tahun 2020 secara virtual bagi seluruh instansi sekolah baik SD/MI, SMp/MTs, dan SMA, MA,  Kamis (10/9/2020).

Kepala MIM Kenteng, Rujito, S.Pd.I, M.Pd. menugaskan salah satu gurunya, Rizco Ardian Saputro, S.Pd untuk menjadi peserta dalam simulasi ini. “Kegiatan ini dikuti secara virtual menggunakan zoom bagi proktor yang sudah didelegasikan dari instansi masing-masing melalui seksi Dikmad Kantor Kementerian Agama dan Dinas Dikpora Kabupaten Kulon Progo. Ada 11 orang proktor masing-masing kabupaten/kota yang akan membawahi 10 orang proktor. Jadi, total ada 110 peserta simulasi dikalikan 514 kabupaten kota d seluruh Indonesia,” jelasnya.

Pusmenjer Kemendikbud,  Eviana dalam sambutannya menyampaikan bahwa proktor dan tim teknis harus mempersiapkan diri.  “Seluruh proktor dari sekolah masing-masing, serta Tim Teknis Kemenag dan Dikpora sudah harus mempersiapkan diri dan instansinya untuk kegiatan ini. Proteknas juga sudah berkenan menjadi host dan fasilitator demi terselenggarakanya kegiatan ini. Adapun tujuan ini adakah melakukan uji coba media komunikasi dengan zoom skala besar yang pesertanya kurang lebih 56.000 lebih se Indonesia,” ungkapnya.

“Tujuan selanjutnya juga sebagai sarana penjelasan teknis di sekolah yang saat ini sedang vcon, tentang aplikasi UBKD untuk persiapan asesmen nasional dalam masa transisi UNBK ke UBKD, mode semi daring/online, ujian online Belajar Jarak Jauh (BJJ), kegiatan ini juga dilanjutkan dengan simulasi ujian, terutama adalah teman proktor di sekolah sebagai pesertanya,” tambahnya.

Terdapat pembagian tugas dalam vcon ini, tim teknis jadi penyelengggara dan proktor di sekoah sebagai peserta ujiannya, diharapkan dalam simulasi ini peserta harus bisa menjawab butir soal dengan sempurna. Aplikasi CBT dan CAT yang akan diujicobakan, tes adaftif akan disesuaikan dengan kemampuan siswa. Semakin siswa dapat menjawab soal maka tingkat kesulitan bertambah. Sedangkan jika dirasa belum bisa maka soal akan semakin rendah tingkat kesulitannya.

Tim Teknis Pusmenjer Kemendikbud, Handaru juga memberikan pandangan untuk semua peserta yang tergabung dalam vcon kali ini. “Tujuan dari Simulasi, sosialisasi/koordinasi, TOT dan pelatihan berbeda-beda. Simulasi sebagai upaya memperkenalkan kepada sekolah tentang materi/tipe soalnya, membiasakan kepada siswa terkait penilian CAT, mengukur experience terhadap aplikasi, kemampuan aplikasi sistem, dan kemampuan terhadap infrastruktur sistem,” tuturnya dalam Vcon.

“Ujian nasional sudah tidak ada, asesmen kompetensi minimum sebagai pengganti ujian nasional. Terdapat 4 mata pelajaran kalau di ujian nasional, tapi kalau AKM hanya 2 yang diukur literasi dan numerisasi untuk siswa. Perlu diketahui bahwa untuk acara ini terdapat 7.000 peserta yang ada di zoom, terbagi menjadi 40 meeting, nanti akan di pecah menjadi 514 barcoderoom terdiri dari 514 kabupaten/kota, tim teknis 11 peserta, 10 proktor, 50.000 sampai 60.000 peserta,” tambahnya.

“Kami berharap kepada para proktor di instansi masing-masing ketika diundang untuk TOT, simulasi, koordinasi, evaluasi, maka harus bisa hadir walupun secara virtual sebagai sarana komunikasi dengan Kemendikbud. Asesmen nasional untuk seluruh sekolah tapi siswanya berperan sebagai sampel/lowsteak, yang jadi highsteak adalah sekolah dan hasil siswa mengerjakan adalah hasil untuk sekolah, yang akan dijadikan sebagai dasar akreditasi sekolah,” pungkasnya.

Perbedaan antara UN dengan AKM dan SK adalah terdapat pada jenjeng penilaiannya, level siswa, subjek siswa, tingkat jenis tes, model soal, periode tes peristiwa, moda pelaksana, metode penilaian, dan spesifikasi minimal infra sekolah. Rencana di bulan Februari 2021 AKM untuk paket C, Maret sampai April 2021 untuk SMA, MA, SMK, SMP, MTs dan Agustus 2021 untuk SD/MI.
Sesi terakhir setalah simulasi ujian semua peserta mengisi link asesmen. Dan wajib bagi semua peserta streeming lewat web UBKD dengan username dan pasword yang sudah dibagikan supaya perekapan data lebih efektif dan efisien. (ras/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.