Pustakawan MIN 3 Kulon Progo Dampingi Praktik Managemen Perpustakaan di MIMAGA

Kulon Progo (MIN3KP) – Dompet Dhuafa merupakan lembaga nirlaba milik masyarakat yang berkhidmat mengangkat harkat sosial kemanusiaan kaum dhuafa dengan dana ZISWAF (Zakat, Infaq, Sedekah, dan Wakaf) serta dana lainnya yang halal dan legal dari perorangan, kelompok, perusahaan/lembaga. Dana tersebut telah disalurkan kembali kepada masyarakat melalui program-program di bidang sosial kemasyarakatan, pemberdayaan, ekonomi, kesehatan, dan pendidikan.

Sehubungan dengan adanya agenda pendampingan perpustakaan pada 3 sekolah di Kulon Progo, Team Dompet Dhuafa Yogyakarta memberikan kesempatan kepada pustakawan MIN 3 Kulon Progo dan guru MIN 3 Kulon Progo untuk mengadakan praktik langsung. Pelatihan ini dilaksanakan 2 tahap yaitu melalui daring (online) dan tatap muka. Pelatiahan daring (online) telah dilaksanakan pada Kamis (17/9/2020) melalui zoom meeting, kemudian pelatihan tatap muka pada Senin (21/9/2020) di MI Ma’arif Garongan, Panjatan, Kulon Progo dengan tetap menerapkan protokol Covid-19.

Kepala MIN 3 Kulon Progo, Raden Muh Agus Marchaban menyampaikan bahwa MIN 3 Kulon Progo telah mendapatkan program Inspiring Library yang pertama kalinnya. Sehinnga sudah waktunya MIN 3 Kulon Progo ikut berbagi manfaat, di antaranya ikut praktik di sekolah dampingan. “Program Inspiring Library telah menghidupkan perpustakaan MIN 3 kulon Progo yang selama ini kurang nyaman dan menarik untuk dikunjungi. Alhamdulillah sekarang perpustakaan MIN 3 Kulon Progo sudah mendekati fungsinya sebagai penyimpanan, pendidikan, informasi dan rekreasi, walaupun belum sempurna” ungkapnya.

“Semoga perpustakaan MIMAGA nantinya juga akan nampak indah dan menarik, terwujud perpustakaan yang optimal, nyaman, menarik minat untuk dikunjungi oleh seluruh warga MIMAGA,”  lanjutnya.

Sementara dari Inspiring Library Dompet Dhuafa Yogyakarta, Nurul Azizah selalu memberikan semangat dan motivasi pada sekolah dampingan. Ia mengajak seluruh guru untuk bekerja sama. Karena tugas perpustakaan tidak cuma tanggung jawab pustakawan, tetapi seluruh warga sekolah untuk mengimplementasikan konsep yang telah diikuti dalam workshop Managemen Perpustakaan secara online beberapa waktu lalu. Kerja keras dan semangat gotong royong warga madrasah MIMAGA semua telah terlaksana walaupun belum selesai karena keterbatan waktu,“ ujar Zizi.

“Mohon praktik ini dilanjutkan saya kasih waktu satu bulan untuk menyelesaikan manejemen perpustakaan madrasah ini, kami jadwalkan besok ada supervisi untuk perpustakaaan di MIMAGA, jadi kerja keras dan semangat dari bapak ibu guru pustakawan MIMAGA sangat kami harapkan,” tegasnya.

Kepala MIMAGA, Pertiwi Endah Pamungkas menyampaikan terima kasih atas dampingan dari pustakawan MIN 3 Kulon Progo. “Terima kasih kepada Pak Mulyanto dan Pak Arif yang telah meluangkan waktu untuk mendampingi MIMAGA dalam mewujudkan pertustakaan madrasah yang menarik dan menyenangkan,” ucapnya. (myt/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.