MIMASE Latih Siswa Senang Tanam Pohon

Kulon Progo (MIMASE) – Pada masa pandemi seperti ini banyak orang merasakan kejenuhan dalam hal apa saja. Kapan suasana seperti ini akan berakhir, kelihatannya belum ada tanda-tanda yang pasti. Sopir yang biasanya bisa mengais rezeki dengan kendaraan angkutannya, sekarang banyak mobil angkutan yang ndongkrok di garasi masing-masing.
Begitu juga pembelajaran sekolah/madrasah juga masih dilaksanakan secara daring. Banyak sekali siswa yang sudah merasakan jenuh dengan keadaan seperti ini. Banyak siswa bertanya lewat WA “kapan bisa belajar di sekolah bu guru?” Kadang ada siswa yang datang ke sekolah menghampiri gurunya dan berkata : “aku sudah kangen belajar di sini bu guru”.

Untuk mengantisipasi kejenuhan tersebut siswa kelas II MI Ma’arif Sendang diajak untuk menanam pohon. Pada pelajaran tematik ada pembelajaran membuat pot bunga dari bekas tempat minuman. Sebanyak 22 siswa berkreasi membuat pot dari bahan tersebut, dengan memerhatikan ketentuan yang telah berikan oleh guru kelas. Kegiatan tersebut dilaksanakan di rumah masing- masing hari Rabu (21/10/2020)

Guru kelas II, Jumiyati memberikan penjelasan cara membuat pot beserta ketenteuan- ketentuan setelah jadi lewat WA grop kelas. “Saya meminta siswa untuk berkreasi membuat pot dari bahan bekas minuman, bebas dari minuman apa saja yang penting nanti setelah jadi bisa untuk menanam sebuah pohon. Setelah jadi silahkan dicat dan dihias sebagus mungkin. Pohon yang ditanam bebas boleh sayuran atau bunga,” ungkapnya.

“Salah satu siswa Filza Nada Nuruljannah Fatin sangat kreatif dalam membuat pot, dicat dengan warna merah dan pinggir digunting dan dibentuk sehingga kelihatan bagus, ditanami pohon lombok,” terang Jumiyati.

“Untuk menumbuhkan rasa senang menanam pohon, seperti sekarang banyak orang yang sedang gandrung dengan tanaman berbagai macam bunga, maka setelah pot jadi diharapkan siswa wajib menanan bunga atau sayuran pada pot tersebut, dan dikumpulkan di madrasah,” imbuhnya.

“Karena proses pembuatan pot ini perlu waktu yang tidak cukup satu hari, harus mengecat, membuat hiasan dan menanam pohon, maka pengumpulan hasil karya tersebut dilaksanakan sabtu (24/10/2020),” pungkasnya.

Kepala Madrasah, Kasmad Rifangi, M.Pd.I mengapresiasi kegiatan tersebut. Kasmad  mengatakan hasil dari kegiatan ini bisa untuk menambah koleksi tanaman bunga yang ada di madrasah. Sedang tanaman sayuran untuk mengisi warung hidup madrasah. (jmy/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.