Tingkatkan Jiwa Entrepreneur, MIM Grubug Ikuti Pelatihan

Kulon Progo (MIM Grubug) – Pada masa pandemi seperti saat ini, keberlangsungan kehidupan madrasah harus tetap dipertahankan. Madrasah seakan mati suri dikarenakan tidak adanya aktifitas pembelajaran. Belajar dari rumah itulah yang diterapkan di madrasah tak terkecuali MI Muhammadiyah Grubug. Berbagai usaha harus dilakukan demi madrasah tetap eksis, di antaranya dengan meningkatkan kompetensi guru di bidang wirausaha. Untuk itulah, MI Muhammadiyah Grubug mengirimkan dua orang gurunya untuk mengikuti kegiatan Pelatihan Bisnis Online yang dilaksanakan oleh Lazis Unisia di Hotel Tasneem Yogyakarta, Rabu-Kamis (14–16/10/2020).

Pethit Asriyati S. Pd. salah satu guru MI Muhammadiyah Grubug yang mengikuti kegiatan tersebut mengungkapkan ketertarikannya mengikuti pelatihan tersebut. “Alhamdulillah saya bersyukur, karena diberikan kesempatan untuk bisa belajar Bisnis Online ini. Semoga bermanfaat dan membawa keberkahan bagi perkembangan MI ke depan, dan untuk diri sendiri,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Lazis Unisia bersama Elsap Yogyakarta ini direncanakan selama tiga hari dengan berbagai materi yang telah disiapkan oleh tim. Pelatihan ini diikuti oleh delapan madrasah peserta program Galang Madrasah baik sedang berlangsung maupun kelompok terdahulu. Selain itu, program ini bertujuan untuk menggerakkan Badan Usaha Milik Madrasah (BUMM) agar madrasah bisa bertahan hidup dengan mempunyai income, selain bantuan dari pemerintah, seperti Bantuan Operasional Sekolah/Madrasah (BOS/M).

Kepala MI Muhammadiyah Grubug, Juminta menyambut baik kegiatan pelatihan ini. “Madrasah menyambut gembira kegiatan pelatihan Bisnis Online ini. Bisnis online sebagai terobosan guna menyiasati keadaan wabah yang belum berakhir,” jelasnya.

“BUMM menjadi salah satu harapan bagi MI Muhammadiyah Grubug untuk bisa menopang berjalannya madrasah, seperti untuk mendukung kegiatan ekstrakurikuler ataupun berbagai perlombaan. Karena bantuan dari pemerintah yang berupa dana BOS sangat terbatas baik jumlah maupun penggunaannya,” pungkas Juminta. (jum/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.