Kulon Progo (MTsN4KP) – Setelah melaksanakan nobar jelajah virtual beberapa waktu lalu, kali ini Pramuka MTsN 4 Kulon Progo benar-benar mewujudkan programnya dalam kegiatan Jelajah Alam 2021, Senin (13/12/2021). Dengan promotor DKP 2021, acara tersebut sukses terselenggara diikuti oleh 104 penggalang putra dan 109 penggalang putri yang terbagi dalam 27 regu.

Ketua Dewan Kerja Penggalang, Alif Imam Suganda mengatakan bahwa jelajah alam  tersebut memiliki tujuan yang sangat baik dan positif. Yaitu mengenalkan alam sekitar yang penuh dengan pesona keindahan kepada seluruh peserta. “Selain itu menumbuhkam rasa cinta dan peduli terhadap alam nan asri. Manfaat yang sangat banyak di antaranya, terbiasa bersyukur terhadap Tuhan Yang Maha Esa karena diciptakan keindahan alam yang tiada duanya. Selain itu akan menambah pertemanan terhadap seluruh peserta menjadi lebih dekat dan menumbuhkan rasa solidaritas yang tinggi,” ujarnya.

Kegiatan dimulai dengan upacara bendera. Dalam sambutannya Kapolsek Girimulyo, AKP. Yuli Hermawan, S.H. M.H. mengatakan bahwa siswa MTsN 4 Kulon Progo istimewa. “Anak-anak MTs N 4  Kulon Progo sangat giat dan rajin dalam mengikuti kegiatan. Serta penuh semangat dan totalitas yang tinggi. Kalian adalah penerus kami, calon-calon pemimpin di masa yang akan datang. Tetap sehat dan semangat dan rajin belajar,” pesan Kapolsek.

Kegiatan jelajah alam tersebut mengambil rute di lingkungan sekitar madrasah, menempuh jarak sekitar 8 km. Beruntung cuaca hari itu sangat bersahabat, sehingga kegiatan berjalan dengan lancar. Setelah sekian purnama, akhirnya, mereka menjelah alam nyata.

Warga masyarakat sekitarpun menyambut baik kegiatan  itu. “Anak-anak sangat sopan, tidak ada pohon dan tanaman yang dirusak di rute yang dilewati anak-anak. Keren.  Penerapan cinta alam dan kasih sayang sesama manusianya, betul-betul tampak nyata,” ujar salah satu warga.

Kegiatan diakhiri pada pukul 14.30, dan diambil Juara 1, 2, dan 3 regu terbaik putra maupun putri. Ketua Jelajah Alam, Arya Putra Abiyyu mengungkapkan rasa terima kasihnya. “Terimakasih atas bantuan dan support dari Kakak Pembina, Kamabigus, dan semua pihak, sehingga kegiatan berjalan dengan aman, tertib dan terkendali,” tutur Arya.

Menurut salah satu peserta Jelajah Alam, Ailien kegiatan ini sama sekali tidak ada dalam bayangannya. “Awalnya agak heran, kenapa muka diolesi pakai tepung beras yang sudah diencerkan. Tapi ternyata, dalam perjalanan, tepung itu jadi masker alami, dan dingin di wajah. Pengalaman yang tak terlupakan. Jadi ingin Jelajah Alam lagi,” katanya.

Senada dengan Ailien, Aprilia Puspitasari mengatakan bahwa pramuka telah memberikan banyak pengaruh positif pada Penggalang. “Mereka akan menjadi lebih percaya diri, bertanggung jawab, dan juga disiplin. Mereka pun juga akan aktif dalam berdinamika kelompok,” ucapnya. (luk/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.