Kulon Progo(Kankemenag KP) – Dalam rangka upaya penguatan wawasan kebangsaan dan moderasi beragama bagi pondok pesantren Kankemenag Kabupaten Kulon Progo melalui Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam(PAKIS) menggelar pembinaan dan dialog bagi pengelola dan pengasuh pondok pesantren yang bertempat di Gedung PP.Nurul Ummah Dua  beralamat di Ngestiharjo Wates pada hari Rabu(16/02/2022) dengan menghadirkan Kapolres Kulon Progo AKBP Muharomah Fajarini,SH.,SIK bersama Kepala Kantor H.M.Wahib Jamil,S.Ag.,M.Pd.

Dalam sambutan pembukaan dan pengarahannya Wahib Jamil mengutarakan seputar isu-isu terkini dan dinamika kehidupan pada pondok pesantren saat ini, diantaranya tidak sedikit pesantren yang menjadi korban penipuan oleh oknum tertentu yang tak bertanggung jawab dalam hal bantuan hibah, atau mungkin malah nama pesantren dipergunakan dan disalahgunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk mengumpulkan donasi  dsb. Selain itu pula menyinggung tentang penguatan dan pesan Menteri Agama perihal tujuh progam prioritas Kementerian Agama diantarnya pada upaya kemandirian pesantren dengan  pengembangan bisnis islam serta adanya progam tentang penguatan moderasi beragama.

Selanjutnya kepala kantor menaruh harapan dan berpesan pada pengasuh dan pengelola pondok pesantren agar kita dalam menyikapi dan menghadapi isu-isu yang berkembang di pesantren dengan penuh kedewasaan, langkah yang cepat dan tepat dalam upaya mencegah terjadinya radikalisme ataupun yang lainnya dengan melalui penguatan moderasi beragama.”Kita bangun dan wujudkan kembali opini dan realita citra positif di publik diantaranya melalui komunikasi dengan orang tua santri. Lanjutnya yang terpenting juga pondok pesantren untuk dapat selalu menguatkan eksisitensi pada lembaganya, tuturnya”.

Lebih lanjut kepala kantor menyampaikan agar kekhasan yang dimiliki masing-masing pondok pesantren tetap dipertahankan dan jangan sampai hilang, misalnya pesantren yang memiliki kualifikasi dalam hal mewujudkan santri sebagai penghafal Al-Qur’an. Dan pesan terakhir dalam pembukaan acara tersebut menegaskan dan mengajak untuk senantiasa menguatkan kesadaran bersama-sama (kolektif) bahwa pondok pesantren merupakan milik kita bersama dengan tetap menjaga keberadaannya dengan mengoptimalkan sumber daya yang ada, pungkasnya.

Disela-sela acara  dilanjutkan  dengan penyerahan secara simbolis Piagam dan SK Pembaharuan Pondok Pesantren oleh Kepala Kantor yang disaksikan langsung oleh Kapolres Kulon Progo dan Kepala Seksi PAKIS H.Moh.Fauzi, S.Ag.,M.Pd.I (dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.