Kulon Progo (KankemenagKP) – Indonesia adalah negara yang bermasyarakat religius dan majemuk. Meskipun bukan negara agama, masyarakat lekat dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi.  Untuk menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara meliputi  Berkembangnya cara pandang, sikap dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), yang mengesampingkan martabat kemanusiaan, Berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak atas tafsir agama serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik berpotensi memicu konflik, Berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai NKRI.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor H.M.Wahib Jamil, S.Ag.,M.Pd pada saat membuka Pembinaan Penguatan Moderasi Beragama bagi Guru Pendidikan Agama Islam Jenjang SD lingkup Kulon Progo yang digelar di Kopi Tiwul 87 Resto Sentolo Kulon Progo pada hari Rabu (30/03/2022).

Lebih lanjut Wahib Jamil menegaskan bahwa  peta jalan penguatan moderasi beragama dan strategi implementasi ini merupakan progam dari pemerintah sejak 2021 hingga tahun 2024 mendatang, tegasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Seksi PAKIS H.Moch. Fauzi,M.Pd yang menegaskan kepada     para guru agama agar mampu meningkatkan pemahaman didalam Penanaman nilai-nilai agama baik pendidikan formal dan nonformal, pendidikan masyarakat (informal), pendidik, pengelola pendidikan, bahan ajar . Karena sebagai Guru Agama tentunya menjadi panutan di masyarakat sehingga menjadi suri teladan di wilayah tempat tinggalnya, tuturnya.

Kegiatan acara Pembinaan Penguatan Moderasi Beragama ini dilaksanakan dan terbagi  menjadi dua gelombang sejak hari Selasa (29/03/2022) diikuti sebanyak 30 peserta dari Guru PAI tingkat SMK dan SMA, sedangkan hari ini Rabu(30/03/2022) dengan peserta Guru PAI jenjang SD di Wilayah Kulon Progo.

Narasumber  dalam kegiatan acara ini disampaikan langsung oleh K.H.Dr.Habib Abdus Syakur,M.Ag Dosen UIN Sunan Kalijaga sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Al-Imdad dua Kabupaten Bantul dengan mengambil tema Moderasi Beragama Dalam Bingkai Kebangsaan. (dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.