Kulon Progo (MIN2KP) – Siswa kelas enam MIN 2 Kulon Progo membatik jumputan dalam ujian praktik Seni Budaya dan Prakarya. Sebanyak 20 siswa di MIN 2 Kulon Progo mengikuti acara tersebut. Batik jumputan merupakan salah satu jenis batik yang menggunakan cara jumputan untuk membuat motifnya supaya menarik, dengan cara mengikat kencang di beberapa tempat tertentu, yang kemudian di beri pewarna sesuai selera. Kegiatan tersebut di sampaikan Plt. Kepala MIN 2 Kulon Progo, Sudarman, S.Pd.I. di sela-sela memantau kegiatan tersebut, Rabu (30/3/2022) siang.

Sudarman merasa senang karena kelas enam terampil dalam membuat batik jumputan. “Saya senang dan bangga, siswa kelas enam dapat membuat batik jumputan. Batik yang sangat sederhana, karena tidak membutuhkan waktu yang lama, alat yang sederhana, mudah di buat. Sebenarnya MIN 2 Kulon Progo juga sudah memiliki ikon dengan batik tulisnya, namun karena pandemi maka kegiatan membatik tulis juga di hentikan sementara waktu. Meskipun batik jumputan, namun hasilnya sangat bagus. Siswa kelas enam semangat untuk mengikuti pembelajaran ini,” tutur Sudarman.

“Saya juga senang karena nantinya koleksi batik MIN 2 Kulon Progo akan bertambah, sehingga sewaktu-waktu bila ada acara bisa digunakan. Siswa juga bisa membuat sendiri di rumah, karena tidak membutuhkan cara yang rumit. Saya juga berharap, siswa dapat mengembangkan potensinya di bidang membatik di sela-sela belajar mereka. Dengan catatan tidak mengganggu belajar mereka, karena sebentar lagi akan ada ujian,” lanjut Sudarman.

Sri Handani Widiyaningrum, salah satu guru MIN 2 Kulon Progo sekaligus guru batik mengapresiasi siswa-siswinya. “Saya memberi apresiasi kepada siswa, mereka semangat untuk membatik dengan ulet dan tertib. Mereka mengikuti apa yang disampaikan guru, sehingga hasil yang diperoleh juga bagus. Tadi juga cuaca cerah, sehingga pewarnaan berjalan dengan lancar. Saya menggunakan pewarna wenthol, pewarna batik yang paling sederhana. Karena sudah satu paket dalam setiap bungkusnya, tinggal diseduh, pewarna siap digunakan,” ujar Sri Handani. (dan/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.