Kulon Progo (KankemenagKP) – Dalam rangka menertibkan Barang Milik Negara (BMN) Kantor Kementerian Agama Kabupaten  Kulon Progo menyelenggarakan apel semua kendaraan dinas baik roda dua maupun roda empat  yang masuk dalam kategori plat merah data Barang Milik Negara (BMN).

Kegiatan yang diawali dengan adanya pembinaan pengarahan oleh Kasubag TU H.Saeful Hadi,S.Ag.,M.Pd.I di ruang Riptaloka  kantor setempat serta halaman Kantor Kemenag Kab. Kulon Progo berlangsung pada hari Rabu (30/03/2022). Dalam kegiatan apel kendaraan dinas tersebut  dilaksanakan pula cek kelengkapan seperti STNK, BPKB dan Surat keterangan Pemegang Kendaraan Dinas serta cek fisik kendaraan yang dilakukan oleh Tim Pengelola BMN.

Penyelenggaraan kegiatan ini merupakan agenda rutin yang sebelumnya dengan melakukan inventarisasi BMN Kankemenag Kulon Progo di awal tahun 2022.

Kepala Kankemenag Kulon Progo H.M.Wahib Jamil,S.Ag.,M.Pd yang diwakili oleh Kasubag Tata Usaha menyampaikan , ucapan terima kasih kepada seluruh pejabat dan ASN  yang telah menggunakan kendaraan dinas dengan baik sesuai dengan peruntukannya, terutama sebagai penunjang tugas dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Lebih lanjut Kepala Kantor berpesan tiga hal kepada para pejabat atau pengguna kendaraan dinas tersebut yakni:

  1. Kendaraan BMN Melekat pada satuan kerja bukan perseorangan, sehingga jika atas tugas pimpinan terjadi mutasi semua BMN diserahkan pada petugas pengelola BMN Kemenag Kulon Progo.
  2. Sesuai peraturan kepegawaian bahwa ASN harus menjaga BMN dengan baik, tidak dipergunakan untuk kepentingan diluar kedinasan atau bahkan untuk hal-hal yang melanggar tata aturan;
  3. Dalam rangka untuk perawatan dan pemeliharaan BMN senantiasa berkoordinasi dengan pengelola BMN, namun demikian untuk hal-hal yang sangat sederhana dan demi kebaikan pegawai bisa melakukan biaya perawatan sendiri seperti ban bocor, atau servis2 ringan, ungkapnya. Namun jika perlu mendapatkan fasilitasi dari kantor dengan catatan anggaran tersedia, dapat di rancang sebelumnya secara berkala 1 tahun sekali dan atau 6 bulan sekali , tegasnya.

Menurut catatan Pengelola BMN Dwi Maryanto menuturkan, setidaknya ada 47 kendaraan dinas roda dua yang terdata, yakni meliputi 36 pengguna dari Setjend, 10 dari Bimas Islam dan 1 kendaraan di pergunakan oleh Penyelenggara Katolik.  Selain itu oleh Tim Pengelola BMN dilakukan Cek fisik dan cek kelengkapan administrasi surat-surat penting serta didokumentasikan baik secara kolektif maupun tiap unit motor serta pembaruan Surat Izin Pemakaian (SIP). (dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.