Kulon Progo (Kankemenag) – Kepala Kankemenag Kulon Progo beserta jajarannya menggelar silaturahmi ke beberapa tokoh agama. Silaturahmi ini dimaksudkan untuk mendapatkan berbagai masukan dari para tokoh utamanya dalam membangun umat beragama. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyapaian hal itu di sela-sela kunjungan silaturahmi tersebut yang berlangsung  Senin (9/5/2022) pagi.

“Maksud kunjungan ini untuk bersilaturahmi dalam rangka hari raya Idulfitri 1443 H. Selain memohon maaf maaf lahir batin atas segala kekhilafan, kami juga nemohon masukan dari para tokoh agama dalam membangun umat,” ujarnya.

“Untuk melakukan pembinaan dan pembangunan umat beragama Kankemenag tidak bisa bergerak sendiri.  Untuk itu kami mohon kerjasamanya dari para tokoh agar bersama-sama melakukan pembinaan dan pembangunan umat ini,” imbuh Kakan.

Kunjungan pertama ke Ketua PDM Kulon Progo, DR. H. Muhammad Jumarin, M.Pd. Ia berterima kasih atas kunjungan tersebut dan berharap hal itu dapat semakin menguatkan hubungannya. Lebih lanjut Jumarin mengungkapkan bahwa ketugasan PDM sangat beririsan dengan Kankemenag. “Ketugasan PDM sangat beririsan dengan Kankemenag, ada 60-70% binaan PDM sama dengan binaan Kankemenag, utk itu mohon suport kegiatan terkait keagamaan,” tuturnya.

“Muhammadiyah merupakan lembaga terbuka, siapapun bisa dan boleh masuk menjadi anggota. Bahkan pernah dijadikan tempat persembunyian oknum yang mengaku Islam, tetapi bisa sebenarnya kader dari ormas Islam yang dilarang pemerintah. Untuk itu PDM Kulon Progo saat ini sangat berhati-hati/selektif terhadap warga yang mau masuk ormas Muhammadiyah,” imbuh Jumarin.

“Sementara untuk tenaga pendidik dari amal usaha Muhammadiyah (TPA, Madin, SD/RA, SMP/MTs, SMA/SMK/MA mohon supportingnya. Termasuk jika tidak sangat mendesak karena peraturan pemerintah, mohon ASN Kemenag yang ada di sekolah-sekolah Muhammadiyah untuk tetap dipertahankan/tidak ditarik,” pintanya.

Kunjungan selanjut ke Pondok Pesantren An Nadwah Bendungan. Rombongan diterima langusng oleh Pimpinan Pondok, KH. Saifuddin. “Semoga dalam melaksanakan tugas di Kankemenag diberikan kemudahan dan ridla Allah SWT,” harap Kiai.

Saifuddin memberikan masukan terkait ukuran zakat maal untuk semua profesi, berapa nishabnya. Juga terkait ukuran timbangan besaran zakat fitrah. Berapa kilogram ukuran zakat fitrahnya, agar ada keseragaman di Kulon Progo. Untuk itu agar ada Surat Edaran dari Kemenag sebagai pegangan peraturannya. Juga terkait i’tikaf, dilakukan di mushalla/langgar.

Kunjungan ketiga kepada Ketua PCNU Kulon Progo, Kiai Luqman Arifin Fatkhul Huda. “Secara umum NU Kulon Progo siap berkolaborasi dengan pemerintah dalam pembinaan umat. NU saat ini dan ke depan semakin terbuka terkait perkembangan baik umat, keagamaan, dan kenegaraan. NU juga siap berkolaborasi dengan ormas lain dan juga pemerintah dalam membangun negara, khususnya bidang keagamaan,” tegas Kiai Luqman. (hrs/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.