Kulon Progo (Kankemenag KP) – Sebagaimana kita ketahui bersama  adanya kebijakan dari Pemerintah Arab Saudi perihal regulasi pemberangkatan haji usia maksimal 65 tahun, sehingga hal tersebut  akan berpengaruh dan berdampak kepada masyarakat yang notabenenya berangkat sepasang suami istri.

Dari sekian  jamaah haji yang terpisah keberangkatannya adalah Titik Samsul Hidayati yang beralamat di daerah Kaligintung Kapanewon Temon Kulon Progo yang  harus berangkat sendiri tanpa didampingi mahram suaminya, karena berlakunya aturan tersebut.

Ditemui pada saat pengambilan koper di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo, Selasa siang (17/05/2022)  Titik mengutarakan bahwa ia telah mendapat restu dan ridho dari suaminya untuk berangkat haji duluan serta mendoakan agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam melaksanakan ibadah wajib, rukun dan sunnahnya, serta berharap semoga ditahun mendatang diberikan umur yang panjang sehingga suaminya dapat menunaikan ibadah haji ke tanah suci.

Lebih lanjut secara simbolis koper diserahkan langsung oleh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Mulyono,SH.I.,M.S.I. Ia mengungkapkan bahwa Kabupaten Kulon Progo di tahun 2022 akan memberangkatkan sebanyak 111 jamaah dari 12 kapanewon dan berpesan agar para jamaah haji untuk mengikuti semua rangkaian pembekalan manasik haji yang telah dijadwalkan pemerintah melalui Kementerian Agama  serta berharap untuk selalu menjaga kondisi kesehatan para jamaah agar tetap prima, pungkasnya.(dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.