Kulon Progo (Kankemenag) – Setiap momen tentu mempunyai makna yang dalam untuk direnungkan bersama-sama. Sejarah adalah masa lalu sekarang dan yang akan datang. Sehingga peristiwa masa lalu bisa menjadi bahan refleksi untuk masa depan. Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan hal itu dalam amanatnya saat menjadi Pembina Upacara pada Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) di halaman kantor setempat, Jum’at (20/5/2022) pagi.

“Harkitnas ini menjadi tonggak sejarah kebangkitan dalam perjuangan bangsa Indonesia. Ulama dan tokoh agama juga berperan yang luar biasa dalam hal ini. Yang terpenting bagi kita adalah memahami makna yang terkandung dalam sejarah ini,” ujarnya.

“Setidaknya ada dua kekuatan besar dalam kebangkitan perjuangan bangsa ini untuk meraih kemerdekaan.  Pertama kekuatan internal. Karena kita dijajah bangsa lain sangat lama, hal ini menjadi semangat bagi bangsa ini untuk bangkit. Kemerdekaan adalah anugerah luar biasa. Tentu kita tidak harus dijajah lagi untuk terus semangat. Tetapi mari kita terus kobarkan semangat perjuangan ini untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara. Sejarah Sriwijaya dan Majapahit menunjukkan bahwa kita mampu menguasai dunia. Mampu menjadi yang terbaik didunia,” imbuh Kakan.

“Yang kedua kekuatan ekternal. Jepang mampu menghadapi kekautan Eropa. Asia yang kecil mampu bersaing dengan Eropa yang sangat besar. Yakinlah bahwa kita mampu dan bisa. Jangan pernah merasa kecil. Kita mampu berikan citra terbaik bagi Kemenag. Jika kita mengalami kegagalan, jadikanlah hal itu sebagai bahan evaluasi,” pinta Jamil.

Selain itu Kakan Wahib Jamil juga menyampaikan bahwa Kankemenag Kulon Progo dalam penilaian pembangunan Zona Integritas berhasil mendapat nilai yang sangat memuaskan dari Tim Penilai Internal (TPI). “Kita berhasil mendapat nilai 91,7 dari TPI. Semoga di Tim Penilai Nasional (TPN) nanti kita tetap memperoleh nilai yang tinggi. Mari kuatkan integritas, bangun 6 komponen pengungkit untuk wujudkan 2 komponen hasil yaitu indeks anti korupsi dan indeks kepuasan masyarakat,” lanjutnya.

“Mari kita segera bangkit da semangat untuk melaksanakan kegiatan-kegiatan yang telah direncanakan. Hal itu agar target-target penyerapan anggaran dapat tercapai. Kita juga harus responsif terhadap informasi-informasi yangg dikeluarkan oleh Kemenag. Salah satunya dengan menangkal berita-berita hoak dari pihak tak bertanggungjawab yang menyesatkan masyarakat,” pungkas Kakan. (abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.