Kulon Progo (MIN2KP) – Berbagai cara supaya pembelajaran dapat menarik siswa, mereka lebih senang dalam belajar, dan lebih mudah dalam memahami materi yang di sampaikan guru. Salah satunya menggunakan media wayang sebagai pengenalan nilai-nilai Pancasila dan karakter dari wayang tersebut yakni Pandawa lima. Kegiatan tersebut dilakukan oleh siswa kelas dua sejumlah 33 siswa. Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati,S.Pd.I. menyampaikan hal tersebut di sela-sela kegiatan tersebut di madrasah setempat, Sabtu (21/5/2022) pagi.

Hartati memberikan apresiasi kepada guru ketika mengajar menggunakan alat peraga. “Saya merasa senang dan memberikan apresiasi kepada guru yang menggunakan alat peraga untuk mempermudah dalam menyampaikan materi pembelajaran. Karena siswa akan lebih mudah dalam memahami apa yang disampaikan oleh guru,” papar Hartati.

“Media pembelajaran tidak harus mahal dan jauh. Banyak di sekitar kita yang dapat di manfaatkan sebagai media. Sesuatu yang sederhana bisa disulap menjadi media yang menarik. Alhamdulillah hampir seluruh guru MIN 2 Kulon progo telah menggunakan media pembelajaran dalam menyampaikan materi. Namun semua juga tergantung dengan jenis materi yang disampaikan. Kebetulan wayang sudah ada sejak lama, jadi sayang bila tidak dimanfaatkan untuk belajar,” ujarnya.

Salah satu guru MIN 2 Kulon Progo, Sri Handani Widiyaningrum merasa senang karena siswa lebih paham materi pelajaran dengan media ini. “Saya senang karena siswa lebih mudah memahami nilai-nilai Pancasila menggunakan media wayang. Di samping siswa belajar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, siswa juga dapat belajar mata pelajaran Bahasa Jawa, dapat mengetahui karakter wayang Pandawa lima. Meskipun untuk pelajaran Bahasa Jawa semester sebelumnya. Namun karena pada semester kemarin masih banyak daring, sehingga siswa belum dapat memahami wayang. Kata pepatah sekali merengkuh dayung dua tiga pulau terlampaui,” kata Sri Handani.

“Dalam pembelajaran juga di luar ruangan supaya siswa tidak monoton di dalam kelas. Dalam kegiatan ini sendiri terdapat nilai-nilai yang patut kita teladani. Di antaranya persatuan dan kesatuan, saling toleransi, dan kerjasama. Alhamdulillah siswa lebih senang belajar dan paham materi yang disampaikan guru. Harapannya semoga pembelajaran tatap muka terus dilaksanakan. Sehingga antara guru dan murid dapat bertemu secara langsung untuk belajar secara maksimal serta dapat mengembangkan inovasi pembelajaran yang lebih menarik,” pungkas Sri Handani. (dan/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.