Kulon Progo (MIN1KP) – Asesmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD) tingkat SD/MI akan dilaksanakan selama tiga hari, Senin-Rabu (23-25/5/2022). Sebagai salah satu usaha untuk menanamkan kesiapan secara mental bagi para siswa dalam menghadapi ASPD tersebut MIN 1 kulon Progo menggelar mujahadah dan doa bersama. Mujahadah dan doa bersama diikuti oleh semua siswa kelas enam dan wali murid serta guru karyawan MIN 1 Kulon Progo. Dalam acara tersebut para siswa tak kuasa menahan tangis saat memanjatkan doa pada Allah SWT dan sungkeman, minta maaf serta minta doa restu kepada orang tuanya. Bertempat di ruang kelas 1 MIN 1 Kulon Progo mujahadah dan doa bersama di gelar Sabtu (21/5/2022).

Kepala MIN 1 Kulon Progo, Kasmad Rifangi, M.Pd.I. menjelaskan bahwa acara mujahadah dan doa bersama digelar sebagai ikhtiar batin agar seluruh siswa kelas enam diberikan kemudahan dan kelancaran dalam mengikuti ujian ASPD. “Acara mujahadah dan doa bersama ini digelar sebagai salah satu ikhtiar batin agar seluruh siswa kelas enam diberikan kemudahan dan kelancaran serta nilai yang maksimal saat mengerjakan serangkaian ujian mendatang,” jelasnya.

Lebih lanjut Kasmad memberikan motivasi kepada seluruh siswa kelas VI MIN 1 Kulon Progo untuk selalu jujur dalam mengerjakan ujian. “Jika kalian menganggap ASPD sebagai peperangan maka banyak persiapan yang dilakukan, termasuk cara curang. Namun, jika kalian menganggap ASPD sebagai sebuah kesempatan baik, maka kalian akan mempersiapkannya dengan baik dengan selalu istiqamah dalam belajar dan berdoa,” lanjutnya.

Mujahadah dan doa bersama dipimpin oleh Kyai Muhammad Rofiq dari Jurangkah, Dadirejo, Purworejo, Jawa Tengah. Dalam kesempatan tersebut Rofiq mengatakan bahwa mujahadah dan doa bersama adalah salah satu usaha untuk mendekatkan diri pada Allah SWT. “Mujahadah dan doa bersama ini dilaksanakan sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Alla SWT. Dalam menjalani kehidupan itu tidak hanya butuh usaha keras. Sebagai manusia harus berusaha secara lahiriah dan batiniah,” ungkap Rofiq.

Sementara itu salah satu siswa, Aghitsna Sakinati ‘Aliya salah satu siswa mengaku terharu karena bisa secara bersama-sama memanjatkan doa kepada Allah SWT dan sungkeman kepada orang tua. “Semoga semua siswa kelas VI MIN 1 Kulon Progo mendapatkan nilai yang terbaik dan memuaskan. Kegiatan ini menjadi penyemangat lebih untuk terus belajar dan istiqamah dalam beribadah dan berdoa,” tuturnya. (cha/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.