Kulon Progo (MIN2KP) – Bahasa Jawa merupakan bahasa yang digunakan sehari-hari di rumah maupun di madrasah ketika di luar pembelajaran maupun sesekali dengan siswa. Terlebih pada mata pelajaran bahasa jawa. Bahkan pada mata pelajaran yang lainpun untuk mempermudah siswa dan guru dalam belajar. Karena sudah terbiasa menggunakan Bahasa Jawa. Di MIN 2 Kulon Progo juga diadakan diseminasi bahasa dan aksara Jawa yang diikuti oleh semua guru dan karyawan di ruang kelas. Sebagai narasumber Sri Handani Widiyaningrum guru MIN 2 Kulon Progo yang mengikuti workshop di Dharmais beberapa waktu yang lalu. Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati,S.Pd.I menyampaikan hal tersebut di sela-sela kegiatan pelatihan Sabtu (28/5/2022) siang.

Hartati mengucapkan terimakasih kepada guru dan karyawan MIN 2 Kulon Progo yang belajar bersama bahasa jawa dan aksara jawa. “Saya mengucapkan terimakasih kepada semua guru yang dengan semangat mengikuti kegiatan ini. Meskipun bahasa Jawa merupakan bahasa yang digunakan sehari-hari, namun harus tetap terus belajar. Karena ketika kita berbicara harus menerapkan unggah-ungguh bahasa Jawa,” ungkap Hartati.

Menulis huruf Jawa juga membutuhkan keterampilan, yang ternyata ada 90 huruf maupun sandangan. Selama ini yang kita ketahui hanya ada 20 huruf Jawa dan 20 pasangannya. Selain itu juga disampaikan materi tembang macapat yang 11 (maskumambang, mijil, sinom, kinanthi, asmarandana, gambuh, dandanggula, durma, pangkur, megatruh, dan pocung) yang setiap tembangnya memiliki arti tersendiri. Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Sri Handani Widiyaningrum yang sudah membagikan ilmunya tentang bahasa dan aksara Jawa,” imbuhnya.

Sri Handani Widiyaningrum merasa senang akhirnya dapat melaksanakan diseminasi sesama teman di MIN 2 Kulon Progo. “Saya senang dapat mengimbaskan ilmu yang saya dapatkan selama worksop kemarin. Meskipun dengan waktu yang tidak lama. Alhamdulillah materi dapat saya sampaikan kepada semua guru. Semoga dengan oleh-oleh berupa hasil pelatihan tersebut mereka lebih paham tentang bahasa dan aksara Jawa. Sehingga dapat meneruskan kepada peserta didiknya,” harap Sri Handani. (dan/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.