KKG PA Katolik Undang Guru Lintas Agama, Wahib Jamil: Perkuat Keimanan dan Toleransi

,

Kulon Progo (Kankemenag) – Kelompok Kerja Guru Pendidikan Agama Katolik (KKG PAKat) menyelenggarakan peningkatan kompetensi dengan mengundang Guru-guru PA Katolik, PA Kristen, PA Islam dan PA Budha. Tema yang diusung adalah Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Semangat Moderasi Beragama. Kegiatan berlangsung di Aula Gereja Katolik Nanggulan, Selasa (27/9/2022).

Dalam kesempatan tersebut, Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag. M.Pd. menyampaikan apresiasi atas partisipasi guru dalam peningkatan hidup beragama. “Kami mengucapkan terima kasih atas kontribusi guru agama dalam peningkatan hidup beragama terutama dalam bidang pendidikan,” ujarnya.

Lebih lanjut Kakan menyampaikan program prioritas terutama moderasi beragama dan tahun toleransi. Moderasi beragama adalah solusi untuk mengatasi problem klaim kebenaran, kecenderungan tidak menghargai martabat manusia, membenturkan antara agama dan hidup kebangsaan, serta problem toleransi. “Moderasi beragama bukan untuk mendangkalkan keyakinan, melainkan membangun sikap, implementasi, serta semangat penghayatan agama yang saling menghargai dan toleran dalam hidup bersama. Indikator moderasi adalah mempunyai semangat kebangsaan, toleransi, mengedepankan martabat manusia dan tolak kekerasan, adaptif terhadap tradisi dan budaya yang tidak berlawanan dengan esensi agama,” papar Jamil.

Ketua KKG PAKat SD, Slamat Raharja mengungkapkan bahwa KKG Lintas Agama ini diselenggarakan sebagai salah satu upaya konkret dalam mewujudkan moderasi beragama. “KKG PA Katolik ingin wujudkan moderasi beragama,” ungkapnya.

Slamat mengatakan alasan pertemuan ini adalah adanya akselerasi pada percepatan perkembangan pendidikan dengan meluncurkan Kurikulum Merdeka. Selain itu, di Indonesia ada fakta keberagaman yang dibangun dalam kerangka moderasi beragama. Tujuannya, untuk bersama-sama belajar mengimplementasi kurikulum merdeka dalam semangat moderasi beragama.

Sementara itu Penyelenggara Katolik, Yohanes Setiyanto, S.S. menyampaikan apresiasi atas terlaksananya pertemuan lintas guru agama. “Apresiasi kami sampaikan pada KKG Katolik yang berhasil mengundang guru-guru agama lain dalam rangka belajar kurikulum merdeka dalam semangat keberagaman,” ungkapnya.

Setiyanto berharap pertemuan lintas agama ini dilanjutkan untuk saling mengenal dan bekerjasama lebih erat memajukan pendidikan di Indonesia. Pertemuan ini diisi oleh narasumber Kepala Kankemenag Kulon Progo, H.M. Wahib Jamil, S.Ag., M.Pd., Pengawas Madrasah, Barokatussolihah, S.Ag. M.S.I., dan Pembimas Katolik Kanwil Kemenag DIY, Kristoforus Sinselius, SS. (sty/abi).

Tetap sehat dan semangat

#LawanCovid-19

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *