{"id":15307,"date":"2021-09-16T13:42:21","date_gmt":"2021-09-16T06:42:21","guid":{"rendered":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id?p=15307"},"modified":"2021-09-16T17:13:47","modified_gmt":"2021-09-16T10:13:47","slug":"dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/","title":{"rendered":"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama"},"content":{"rendered":"<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15308 size-full\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.idwp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"960\" srcset=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg 1280w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42-300x225.jpeg 300w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42-1030x773.jpeg 1030w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42-768x576.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p><strong>Kulon Progo (Kankemenag)<\/strong> \u2013 Indonesia adalah negara yang bermasyarakat religius dan majemuk. Meskipun bukan negara agama, masyarakat lekat dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi.\u00a0 Menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara. Kepala Kankemenag Kulon Progo menyampaikan hal itu saat menjadi Narasumber Diskusi Budaya dan Kearifan Lokal sebagai Pilar Kerukunan Umat Beragama yang berlangsung secara daring via Zoom Meeting, Kamis (16\/9\/2021) pagi.<\/p>\n<p>\u201cIndonesia negara yang masyarakatnya religius dan majemuk. Kemerdekaan beragama bagi setiap warganya dijamin oleh konstitusi. Namun menjaga keseimbangan hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara,\u201d ungkapnya.<\/p>\n<p>\u201cAdapun beberapa tantangan tersebut antara lain disebabkan karena: Berkembangnya cara pandang, sikap, dan praktik beragama yang berlebihan (ekstrem), yang mengesampingkan martabat kemanusiaan. Berkembangnya klaim kebenaran subyektif dan pemaksaan kehendak atas tafsir agama, serta pengaruh kepentingan ekonomi dan politik berpotensi memicu konflik. Berkembangnya semangat beragama yang tidak selaras dengan kecintaan berbangsa dalam bingkai NKRI,\u201d terang Kakan.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15309 size-full\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.idwp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.01.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.01.jpeg 1280w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.01-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.01-1030x579.jpeg 1030w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.01-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>Lebih lanjut Wahib Jamil menjelaskan bahwa untuk menghadapi berbagai tantangan tersebut maka penting adanya moderasi beragama. \u201cModerasi beragama merupakan perekat antara semangat beragama dan komitmen berbangsa. Di Indonesia, beragama pada hakikatnya adalah ber-Indonesia, dan ber-Indonesia itu pada hakikatnya adalah beragama. Moderasi beragama menjadi sarana mewujudkan kemaslahatan kehidupan beragama dan berbangsa yang harmonis, damai, dan toleran sehingga Indonesia maju,\u201d tegasnya.<\/p>\n<p>\u201cModerasi beragama adalah cara pandang, sikap, dan praktik beragama dalam kehidupan bersama dengan cara mengejawantahkan esensi ajaran agama yang melindungi martabat kemanusiaan sekaligus membangun kemaslahatan umum berlandaskan prinsip adil, berimbang, serta menaati konstitusi sebagai kesepakatan berbangsa,\u201d urai Jamil.<\/p>\n<p>Adapun indikatornya menurut Wahib Jamil bahwa moderasi beragama bukan hal absurd yang tak bisa diukur. Keberhasilan moderasi beragama dalam kehidupan masyarakat Indonesia dapat terlihat dari tingginya empat indikator yang selaras dan saling bertautan. \u201cKeempat indikator tersebut meliputi: Komitmen kebangsaan yaitu penerimaan terhadap prinsip-prinsip berbangsa yang tertuang dalam konstitusi UUD 1945 dan regulasi dibawahnya.<\/p>\n<p><img decoding=\"async\" class=\"aligncenter wp-image-15310 size-full\" src=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.idwp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.14.jpeg\" alt=\"\" width=\"1280\" height=\"720\" srcset=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.14.jpeg 1280w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.14-300x169.jpeg 300w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.14-1030x579.jpeg 1030w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-10.54.14-768x432.jpeg 768w\" sizes=\"(max-width: 1280px) 100vw, 1280px\" \/><\/p>\n<p>Kemudian toleransi yakni menghormati perbedaan dan memberi ruang orang lain untuk berkeyakinan, mengekspresikan keyakinannya, dan menyampaikan pendapat, menghargai kesetaraan serta sedia bekerjasama. Selanjutnya anti kekerasan dengan menolak tindakan seseorang atau kelompok tertentu yang menggunakan cara-cara kekerasan, baik secara fisik maupun verbal dalam mengusung perubahan yang diinginkan. Sedang yang terakhir penerimaan terhadap tradisi, yaitu ramah dalam penerimaan tradisi dan budaya lokal dalam perilaku keagamaannya sejauh tidak bertentangan dengan pokok ajaran agama,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>\u201cSedangkan budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sekelompok orang, serta diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama dan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Politik\">politik<\/a>, adat istiadat, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bahasa\">bahasa<\/a>, perkakas, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pakaian\">pakaian<\/a>, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Bangunan\">bangunan<\/a>, dan karya <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Seni\">seni<\/a>. Bahasa, sebagaimana juga budaya, merupakan bagian yang tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Seseorang bisa ber<a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Komunikasi\">komunikasi<\/a> dengan orang-orang yang berbeda budaya dan menyesuaikan perbedaan-perbedaan di antara mereka, sehingga membuktikan bahwa budaya bisa dipelajari. Budaya merupakan suatu pola hidup menyeluruh. Budaya bersifat kompleks, abstrak, dan luas. Banyak aspek budaya turut menentukan perilaku komunikatif. Unsur-unsur sosial-budaya ini tersebar dan meliputi banyak kegiatan sosial manusia,\u201d lanjut Kakan.<\/p>\n<p>\u201cMendialogkan antara agama dan budaya adalah bentuk moderasi beragama. Dengan adanya dialog tersebut maka akan terwujud kerukunan umat beragama,\u201d pungkasnya. (abi)<\/p>\n<p>Tetap sehat dan semangat<\/p>\n<p>#Lawan Covid-19<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kulon Progo (Kankemenag) \u2013 Indonesia adalah negara yang bermasyarakat religius dan majemuk. Meskipun bukan negara agama, masyarakat lekat dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi.\u00a0 Menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara. Kepala Kankemenag Kulon Progo menyampaikan hal itu saat menjadi Narasumber Diskusi Budaya dan Kearifan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":2,"featured_media":15308,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[22,28],"tags":[],"class_list":["post-15307","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-kerukunan-umat-beragama","category-umum"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.8 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama | Kementerian Agama Kulon Progo<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama | Kementerian Agama Kulon Progo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kulon Progo (Kankemenag) \u2013 Indonesia adalah negara yang bermasyarakat religius dan majemuk. Meskipun bukan negara agama, masyarakat lekat dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi.\u00a0 Menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara. Kepala Kankemenag Kulon Progo menyampaikan hal itu saat menjadi Narasumber Diskusi Budaya dan Kearifan [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kementerian Agama Kulon Progo\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-09-16T06:42:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-09-16T10:13:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1280\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"960\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Administrator\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Administrator\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"Administrator\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/188a017912c3f6c01dc3078cd046fcb8\"},\"headline\":\"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama\",\"datePublished\":\"2021-09-16T06:42:21+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-16T10:13:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/\"},\"wordCount\":520,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg\",\"articleSection\":[\"Kerukunan Umat Beragama\",\"Umum\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/\",\"name\":\"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama | Kementerian Agama Kulon Progo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg\",\"datePublished\":\"2021-09-16T06:42:21+00:00\",\"dateModified\":\"2021-09-16T10:13:47+00:00\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2021\\\/09\\\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2021\\\/09\\\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg\",\"width\":1280,\"height\":960},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/\",\"name\":\"Kementerian Agama Kulon Progo\",\"description\":\"Media Online Kemenag Kulon Progo\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#organization\",\"name\":\"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cropped-Logo-kemenag.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cropped-Logo-kemenag.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/kemenagkp\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/188a017912c3f6c01dc3078cd046fcb8\",\"name\":\"Administrator\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/45758fd4f1abe75cd6e248c4b15260ce041debd1d434ab5b6809bbaa8a4d484d?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/45758fd4f1abe75cd6e248c4b15260ce041debd1d434ab5b6809bbaa8a4d484d?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/45758fd4f1abe75cd6e248c4b15260ce041debd1d434ab5b6809bbaa8a4d484d?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Administrator\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/author\\\/web-admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama | Kementerian Agama Kulon Progo","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama | Kementerian Agama Kulon Progo","og_description":"Kulon Progo (Kankemenag) \u2013 Indonesia adalah negara yang bermasyarakat religius dan majemuk. Meskipun bukan negara agama, masyarakat lekat dengan kehidupan beragama dan kemerdekaan beragama dijamin oleh konstitusi.\u00a0 Menjaga keseimbangan antara hak beragama dan komitmen kebangsaan menjadi tantangan bagi setiap warga negara. Kepala Kankemenag Kulon Progo menyampaikan hal itu saat menjadi Narasumber Diskusi Budaya dan Kearifan [&hellip;]","og_url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/","og_site_name":"Kementerian Agama Kulon Progo","article_published_time":"2021-09-16T06:42:21+00:00","article_modified_time":"2021-09-16T10:13:47+00:00","og_image":[{"width":1280,"height":960,"url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Administrator","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Administrator","Estimasi waktu membaca":"3 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/"},"author":{"name":"Administrator","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/person\/188a017912c3f6c01dc3078cd046fcb8"},"headline":"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama","datePublished":"2021-09-16T06:42:21+00:00","dateModified":"2021-09-16T10:13:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/"},"wordCount":520,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg","articleSection":["Kerukunan Umat Beragama","Umum"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/","name":"Dialog Agama dan Budaya Wujud Moderasi Beragama | Kementerian Agama Kulon Progo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg","datePublished":"2021-09-16T06:42:21+00:00","dateModified":"2021-09-16T10:13:47+00:00","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2021\/09\/dialog-agama-dan-budaya-wujud-moderasi-beragama\/#primaryimage","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg","contentUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2021\/09\/WhatsApp-Image-2021-09-16-at-13.34.42.jpeg","width":1280,"height":960},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#website","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/","name":"Kementerian Agama Kulon Progo","description":"Media Online Kemenag Kulon Progo","publisher":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#organization","name":"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cropped-Logo-kemenag.png","contentUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cropped-Logo-kemenag.png","width":512,"height":512,"caption":"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo"},"image":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/instagram.com\/kemenagkp\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/person\/188a017912c3f6c01dc3078cd046fcb8","name":"Administrator","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/45758fd4f1abe75cd6e248c4b15260ce041debd1d434ab5b6809bbaa8a4d484d?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/45758fd4f1abe75cd6e248c4b15260ce041debd1d434ab5b6809bbaa8a4d484d?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/45758fd4f1abe75cd6e248c4b15260ce041debd1d434ab5b6809bbaa8a4d484d?s=96&d=mm&r=g","caption":"Administrator"},"url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/author\/web-admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15307","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/2"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=15307"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/15307\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/15308"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=15307"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=15307"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=15307"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}