{"id":9329,"date":"2019-08-20T17:54:27","date_gmt":"2019-08-20T10:54:27","guid":{"rendered":"http:\/\/localhost\/fame\/codilight-pro\/?p=15"},"modified":"2019-08-20T17:54:27","modified_gmt":"2019-08-20T10:54:27","slug":"malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/","title":{"rendered":"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia?"},"content":{"rendered":"\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" width=\"977\" height=\"733\" src=\"https:\/\/www.kulonprogo.kemenag.go.id\/v1\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-375\" srcset=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg 977w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412-300x225.jpg 300w, https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412-768x576.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 977px) 100vw, 977px\" \/><\/figure>\n\n\n<p>Makkah (Kemenag) &#8212; Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia.<\/p>\n<p>\u201cAntrian berangkat haji Malaysia itu sampai 120 tahun. Kalau di Singapura mencapai 34 tahun,\u201d terang Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Djumali usai menghadiri pertemuan para Konsul Haji Negara ASEAN dan Sri Langka, di Jeddah, Selasa (27\/08).<\/p>\n<p>\u201cUntuk Indonesia, kalau di rata-rata, lama antrian berangkat hajinya pada kisaran 20 tahun,\u201d lanjutnya.<\/p>\n<p>Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per hari ini mencatat, antrian haji paling pendek adalah 9 tahun atau keberangkatan tahun 2028 di tiga kabupaten, yaitu: Landak (Kalbar), Buru Selatan (Maluku), dan Kepulauan Sula (Maluku Utara). Sedang antrian terpanjang adalah 41 tahun atau keberangkatan tahun 2060 di Bantaeng, Sulawesi Selatan.<\/p>\n<p>Menurut Endang Djumali, Indonesia adalah negara dengan kuota jemaah haji terbesar di dunia, yaitu: 231.000. Jemaah haji Indonesia terbagi sampai 529 kelompok terbang pada fase pemberangkatan ke Tanah Suci dan pemulangan ke Tanah Air. Rata-rata Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Indonesia (BPIH) pada kisaran USD2500. \u201cDalam penyelenggaraan ibadah haji 1440H, Indonesia melibatkan total 4.200 petugas,\u201d jelasnya.<\/p>\n<p>Kuota terbanyak kedua di antara negada-negara ASEAN adalah Malaysia. Tahun 1440H\/2019M, Malaysia mendapat 33.000 kuota. Menurut Endang, jemaah Malaysia diterbangkan ke Arab Saudi dengan 69 penerbangan. Total ada 700 petugas yang terlibat dan rata-rata BPIH Malaysia USD2.500.<\/p>\n<p>Negara dengan urutan kuota ketiga terbesar di ASEAN adalah Thailand. Tahun ini, negeri Pagoda ini mendapat 8.500 kuota yang dibawa dalam 58 penerbangan. BPIH Thailand sebesar 180.000THB atau sekitar 5 888USD. Total ada 130 petugas asal Thailand dan 50 petugas local yang dilibatkan dalam penyelenggaraan haji 1440H. \u201cAntrian di Thailand sangat pendek, hanya 1 tahun,\u201d jelas Endang.<\/p>\n<p>Untuk Singapura, kata Endang, kuota haji tahun ini berjumlah 1.500, dibawa dengan 40 penerbangan. Jemaah Singapura harus membayar BPIH pada kisaran USD8.000-13.000. Adapun petugas yang terlibat tahun ini berjumlah 100 orang.<\/p>\n<p>Brunei Darussalam menjadi negara ASEAN pada urutan jumlah kuota berikutnya, yaitu hanya 1.000. Jemaah Brunei cukup dibawa dengan 4 penerbangan ke Tanah Suci dan saat pulang. BPIH Brunei sebesar 4000USD dengan lama antrian 3 tahun. \u201cBrunei melibatkan 35 petugas dalam gelaran haji tahun ini,\u201d ujar Endang.<\/p>\n<p>Bagaimana dengan Sri Langka? Negara ini mendapat 4.000 kuota. Jemaahnya diterbangkan dengan 100 penerbangan. BPIH Sri Langka rata-rata 17000SAR. Pada musim haji tahun ini,\u00a0 Sri Langka melibatkan 150 petugas. \u201cAntrian jemaah cukup pendek, hanya 1 tahun,\u201d tandasnya.<\/p>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Makkah (Kemenag) &#8212; Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia. \u201cAntrian berangkat haji Malaysia itu sampai 120 tahun. Kalau di Singapura mencapai 34 tahun,\u201d terang Konsul Haji KJRI Jeddah Endang Djumali usai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":375,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[19],"tags":[45,52,56],"class_list":["post-9329","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-haji-umroh","tag-45","tag-52","tag-56"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.7 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia? | Kementerian Agama Kulon Progo<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"noindex, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia? | Kementerian Agama Kulon Progo\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Kementerian Agama Kulon Progo\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2019-08-20T10:54:27+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"977\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"733\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"2 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\\\/\\\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7b938e2c0471a4ef6d1a4a28e726040f\"},\"headline\":\"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia?\",\"datePublished\":\"2019-08-20T10:54:27+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/\"},\"wordCount\":376,\"commentCount\":1,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/11\\\/511412.jpg\",\"keywords\":[\"26\",\"33\",\"37\"],\"articleSection\":[\"Haji &amp; Umroh\"],\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/\",\"name\":\"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia? | Kementerian Agama Kulon Progo\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/11\\\/511412.jpg\",\"datePublished\":\"2019-08-20T10:54:27+00:00\",\"description\":\"Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia.\",\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/2019\\\/08\\\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\\\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/11\\\/511412.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2015\\\/11\\\/511412.jpg\",\"width\":977,\"height\":733},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#website\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/\",\"name\":\"Kementerian Agama Kulon Progo\",\"description\":\"Media Online Kemenag Kulon Progo\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#organization\",\"name\":\"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\",\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cropped-Logo-kemenag.png\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/wp-content\\\/uploads\\\/2019\\\/08\\\/cropped-Logo-kemenag.png\",\"width\":512,\"height\":512,\"caption\":\"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/logo\\\/image\\\/\"},\"sameAs\":[\"https:\\\/\\\/instagram.com\\\/kemenagkp\\\/\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/#\\\/schema\\\/person\\\/7b938e2c0471a4ef6d1a4a28e726040f\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2a8ca7c0137ba2acc3f6825405200336f7a8a7582cdffa4212b9ade3c5e01304?s=96&d=mm&r=g\",\"url\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2a8ca7c0137ba2acc3f6825405200336f7a8a7582cdffa4212b9ade3c5e01304?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\\\/\\\/secure.gravatar.com\\\/avatar\\\/2a8ca7c0137ba2acc3f6825405200336f7a8a7582cdffa4212b9ade3c5e01304?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"url\":\"https:\\\/\\\/kulonprogo.kemenag.go.id\\\/index\\\/author\\\/admin\\\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia? | Kementerian Agama Kulon Progo","description":"Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia.","robots":{"index":"noindex","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia? | Kementerian Agama Kulon Progo","og_description":"Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia.","og_url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/","og_site_name":"Kementerian Agama Kulon Progo","article_published_time":"2019-08-20T10:54:27+00:00","og_image":[{"width":977,"height":733,"url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"admin","Estimasi waktu membaca":"2 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/person\/7b938e2c0471a4ef6d1a4a28e726040f"},"headline":"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia?","datePublished":"2019-08-20T10:54:27+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/"},"wordCount":376,"commentCount":1,"publisher":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg","keywords":["26","33","37"],"articleSection":["Haji &amp; Umroh"],"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/","name":"Malaysia 120 Tahun, Singapura 34 Tahun, Berapa Antrian Haji Indonesia? | Kementerian Agama Kulon Progo","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg","datePublished":"2019-08-20T10:54:27+00:00","description":"Antrian berangkat haji yang demikian panjang ternyata tidak hanya terjadi di Indonesia. Kondisi yang sama juga terjadi di negara-negara ASEAN lainnya. Bahkan, beberapa negara, lama antriannya jauh di atas Indonesia.","inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/2019\/08\/malaysia-120-tahun-singapura-34-tahun-berapa-antrian-haji-indonesia\/#primaryimage","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg","contentUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2015\/11\/511412.jpg","width":977,"height":733},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#website","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/","name":"Kementerian Agama Kulon Progo","description":"Media Online Kemenag Kulon Progo","publisher":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#organization","name":"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cropped-Logo-kemenag.png","contentUrl":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-content\/uploads\/2019\/08\/cropped-Logo-kemenag.png","width":512,"height":512,"caption":"Kementerian Agama Kabupaten Kulon Progo"},"image":{"@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/instagram.com\/kemenagkp\/"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/#\/schema\/person\/7b938e2c0471a4ef6d1a4a28e726040f","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2a8ca7c0137ba2acc3f6825405200336f7a8a7582cdffa4212b9ade3c5e01304?s=96&d=mm&r=g","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2a8ca7c0137ba2acc3f6825405200336f7a8a7582cdffa4212b9ade3c5e01304?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/2a8ca7c0137ba2acc3f6825405200336f7a8a7582cdffa4212b9ade3c5e01304?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"url":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9329"}],"version-history":[{"count":0,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9329\/revisions"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media\/375"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kulonprogo.kemenag.go.id\/index\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}