Kuatkan Komunikasi Positif Keluarga, KUA Panjatan Gelar Pendampingan PKH Dusun Beran

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Panjatan berkolaborasi dengan Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) dalam memberikan pendampingan intensif kepada Kelompok Penerima Manfaat (KPM). Kegiatan yang fokus pada penguatan ketahanan keluarga ini dilaksanakan di Dusun Beran, Pancasan, Bugel, Kapanewon Panjatan pada Jumat, (12/12/2025) siang.

Acara pendampingan ini dihadiri langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I. Beliau hadir bersama Koordinator PKH Bapak Yanu Agung Nugroho, S.H. Selain itu, puluhan anggota Kelompok Penerima Manfaat (KPM) di wilayah tersebut turut hadir dengan antusias.

Materi utama yang disampaikan dalam sesi ini adalah tentang pentingnya Komunikasi Positif yang Ditanamkan di Keluarga. Penyuluh Agama Islam dan Koordinator PKH menekankan bahwa komunikasi yang efektif, terbuka, dan didasari rasa saling menghargai adalah kunci utama dalam menciptakan lingkungan keluarga yang harmonis, suportif, dan jauh dari kekerasan.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S. Ag., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Beliau menilai bahwa kegiatan pendampingan yang mengintegrasikan nilai-nilai agama dan sosial ini sangat bermanfaat.

“Kami sangat mengapresiasi sinergi antara KUA Panjatan dan PKH. Penguatan komunikasi positif dalam keluarga adalah bagian esensial dari pembinaan mental dan spiritual. Keluarga yang kuat adalah modal utama pembangunan bangsa. KUA berkomitmen untuk terus mendukung program-program yang bertujuan meningkatkan ketahanan keluarga,” ujar H. Basid Rustami.

Senada dengan Kepala KUA, Koordinator PKH setempat Yanu Agung Nugroho, S.H., menegaskan komitmen mereka. ” Pendampingan PKH tidak hanya berhenti pada penyaluran bantuan sosial. Lebih dari itu, kami berkomitmen untuk mendampingi KPM dalam meningkatkan kualitas hidup dan mental mereka, salah satunya melalui perbaikan pola interaksi dalam keluarga. Komunikasi positif ini kami harapkan dapat menjadi bekal bagi orang tua agar anak-anak mereka tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan bermental sehat,” tuturnya.

Kegiatan pendampingan yang diselenggarakan KUA Panjatan ini merupakan implementasi nyata dari salah satu program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI), antara lain Penguatan Ketahanan Keluarga dan Moderasi Beragama.

Keterlibatan Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan dalam forum ini memastikan bahwa nilai-nilai keagamaan turut disisipkan dalam setiap aspek pembinaan sosial. Dengan menanamkan komunikasi positif berbasis nilai-nilai agama, keluarga – keluarga penerima manfaat diharapkan tidak hanya meningkat kesejahteraannya secara ekonomi, tetapi juga secara spiritual dan sosial. Langkah ini diharapkan dapat mewujudkan keluarga Indonesia yang sakinah, mawaddah, wa rahmah yang selaras dengan visi Kemenag RI. (win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *