Perkuat Karakter Siswa, KUA Panjatan Gelar Literasi Al-Qur’an dan Motivasi Religi di SD Bojong Baru

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Melanjutkan rangkaian program penguatan mental spiritual di lingkungan pendidikan, Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menyambangi SD Bojong Baru, Panjatan, Kulon Progo pada Selasa siang. Kegiatan ini difokuskan pada pengenalan literasi Al-Qur’an dan pemberian motivasi ibadah bagi para siswa.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (26/1/2026) siang di ruang kelas SD Bojong Baru ini dihadiri oleh tim Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Nofianti, S.Pd.Si., M.Pd. dan Fajar Munggih Nugrahini, S.Sos. Kehadiran tim penyuluh disambut hangat oleh Kepala Sekolah, dewan guru, serta seluruh siswa dengan antusiasme tinggi.

Dalam pemaparannya, tim penyuluh menekankan bahwa literasi Al-Qur’an tidak boleh berhenti di sekolah saja. Para siswa diajak untuk menanamkan kecintaan membaca Al-Qur’an di rumah maupun di lingkungan tempat tinggal. Selain itu, materi motivasi juga diarahkan agar siswa tetap rajin menjalankan ibadah wajib sebagai pondasi karakter.

“Mengaji adalah kebutuhan ruhani kita. Di mana pun berada, jangan pernah meninggalkan Al-Qur’an, karena ia akan menjadi penerang jalan hidup dan penguat niat kita untuk selalu rajin beribadah kepada Allah SWT,” pesan Fajar Munggih Nugrahini di hadapan para siswa.

Kepala SD Bojong Baru, Siti Fathiyah Sunati, S.Pd.SD., M.Pd., menyampaikan apresiasi yang mendalam atas inisiatif dari KUA Panjatan ini. Menurutnya, bimbingan langsung dari penyuluh agama memberikan dampak psikologis positif bagi siswa. “Kami sangat berterima kasih atas kunjungan ini. Motivasi yang diberikan sangat relevan dalam membentuk kedisiplinan beribadah anak-anak kami. Semoga sinergi ini dapat terus berlanjut demi mencetak generasi yang cerdas secara akademik dan kuat secara spiritual,” ujar Siti Fathiyah.

Dihubungi secara terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., menyatakan rasa bangganya atas konsistensi para penyuluh dalam menjangkau institusi pendidikan di wilayah Panjatan. Ia menegaskan bahwa pembentukan karakter harus dimulai sejak dini melalui literasi kitab suci.

Kegiatan literasi Al-Qur’an ini sejalan dengan agenda besar Kementerian Agama RI dalam program Penguatan Karakter Berbasis Agama. KUA Panjatan berperan aktif dalam memastikan nilai-nilai agama menjadi benteng bagi generasi muda dari pengaruh negatif era digital, sekaligus mewujudkan visi Kementerian Agama dalam menciptakan masyarakat yang taat beragama dan rukun. (win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *