Pelita Madinahku Hadir di Kapanewon, KUA Pengasih Gelar Tadarus dan Kajian Tafsir Al-Qur’an

Kulon Progo (KUA Pengasih) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Pengasih kembali menggelar kegiatan rutin pembinaan mental dan spiritual bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui Tadarus dan Kajian Tafsir Al-Qur’an. Kegiatan  dilaksanakan pada Rabu (3/12/2025) ini bertempat di Mushola An-Nur Kapanewon setempat dan tidak hanya diikuti oleh ASN KUA, tetapi juga ASN dari Kapanewon Pengasih, hal ini menunjukkan sinergi yang kuat antar instansi.

Acara diawali dengan Tadarus Al-Qur’an bersama, di mana seluruh peserta melantunkan ayat-ayat suci Al Qur’an. Sesi kemudian dilanjutkan dengan Tahsin Al-Qur’an yang dipandu langsung oleh Sugiyono, S.Ag., Penyuluh Agama Islam KUA Pengasih. Tahsin ini bertujuan untuk memastikan peserta dapat membaca Al-Qur’an sesuai kaidah tajwid yang benar.

Inti dari kegiatan ini adalah Kajian Tafsir Al-Qur’an yang disampaikan oleh Kyai Abdullah. Dalam kesempatan ini, Kyai Abdullah menyampaikan tafsir mengenai Surat Al-Furqan. Beliau menjelaskan bahwa pemilihan surat ini relevan karena Al-Furqan merupakan salah satu nama lain dari Al-Qur’an yang memiliki arti Pembeda.

“Al-Furqan berarti pembeda. Pembeda antara yang hak dan yang batil, antara petunjuk dan kesesatan. Dalam surah ini, Allah SWT secara tegas membedakan sifat-sifat hamba-Nya yang sejati, yang disebut ‘Ibadurrahman (hamba-hamba Allah Yang Maha Penyayang), dengan sifat orang-orang yang mengingkari kebenaran. Pembeda ini bukan hanya dalam akidah, tetapi juga tercermin dalam akhlak sehari-hari, seperti cara berjalan, membalas keburukan, hingga mendirikan shalat malam dan lain sebagainya,” terang Kyai Abdullah.

Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta. Salah seorang peserta Jazimah, SE, dari ASN Kapanewon Pengasih, mengungkapkan apresiasinya: “Kegiatan ini sangat bermanfaat. Selain memperlancar bacaan Al-Qur’an melalui tahsin, kajian tafsirnya juga membuka wawasan kami tentang esensi ajaran Islam yang harus kami terapkan dalam tugas dan kehidupan sehari-hari, terutama dalam membedakan mana yang benar dan salah dalam pelayanan publik,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala KUA Pengasih, Yusma Alam Rangga, S.H.I.,M.S.I., menekankan pentingnya kegiatan ini sebagai pondasi moral bagi para ASN. “Tadarus dan kajian tafsir ini adalah ikhtiar kami untuk membentengi dan meningkatkan kualitas spiritual ASN, baik KUA maupun Kapanewon Pengasih. Dengan memahami Al-Qur’an sebagai Al-Furqan (Pembeda) kami berharap para ASN dapat menjadi pelayan masyarakat yang menjunjung tinggi integritas, kebenaran, dan keadilan dalam setiap tugasnya. Sinergi ini akan terus kami jaga untuk menciptakan birokrasi yang berakhlak mulia,” ujar Rangga.

Kegiatan Tadarus dan Kajian Tafsir Al-Qur’an ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang berkelanjutan, menciptakan lingkungan kerja yang religius dan kolaboratif antar instansi di Kapanewon Pengasih.(lua/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *