Bimbingan Perkawinan KUA Samigaluh, Menata Fondasi Keluarga Sakinah Sejak Awal

Kulon Progo (KUA Samigaluh) — Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Samigaluh kembali menggelar Bimbingan Perkawinan (Bimwin) bagi calon pengantin pada Kamis, (26/3/2026), bertempat di Balai Nikah KUA setempat.
Kegiatan ini sebagai bagian dari ikhtiar mempersiapkan kehidupan rumah tangga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah. Kegiatan ini dirancang untuk memberikan bekal komprehensif, baik dari sisi mental, spiritual, sosial, maupun kesehatan keluarga.
Materi pertama disampaikan oleh Kepala KUA Samigaluh, Satibi, dengan tema “Menata Fondasi Keluarga Sakinah: Modal Dasar, Kesalingan, Manajemen Kebutuhan, dan Kesalehan”.
“Bahwa pernikahan membutuhkan modal dasar berupa kesiapan mental, kematangan emosi, serta landasan spiritual yang kuat. Lebih lanjut, beliau mengangkat konsep kesalingan, yakni hubungan kemitraan antara suami dan istri yang saling memahami, menghargai, dan menguatkan satu sama lain dalam menjalani kehidupan rumah tangga. Relasi yang sehat dibangun atas dasar kerja sama dan tanggung jawab Bersama.” ujarnya.
Selain itu, ditekankan pula pentingnya manajemen kebutuhan keluarga, baik kebutuhan ekonomi, psikologis, maupun spiritual. Kemampuan mengelola kebutuhan secara seimbang akan membantu keluarga menghadapi berbagai dinamika kehidupan dengan lebih bijak.
Sebagai penutup materinya, beliau menegaskan bahwa inti dari semua ikhtiar tersebut adalah kesalehan, baik secara personal maupun dalam kehidupan keluarga. Kesalehan menjadi pondasi utama yang menjaga arah dan tujuan rumah tangga tetap berada dalam nilai-nilai kebaikan.

“Keluarga sakinah tidak dibangun secara instan, tetapi melalui proses yang dilandasi kesiapan, kesalingan, pengelolaan yang baik, serta kesalehan yang terus dirawat,” ungkapnya.
Materi kedua disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam, Muhtamrin, dengan tema “Memenuhi Kebutuhan Keluarga dan Membangun Keluarga Berkualitas.” Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya pemahaman peran suami istri, komunikasi efektif, serta penguatan nilai-nilai kebersamaan dalam keluarga sebagai kunci keharmonisan.
Selanjutnya, materi ketiga disampaikan oleh narasumber dari Puskesmas Samigaluh dengan tema “Menjaga Kesehatan Reproduksi Keluarga.” Peserta dibekali pemahaman mengenai pentingnya kesehatan reproduksi, perencanaan kehamilan, serta penerapan pola hidup sehat demi terwujudnya keluarga yang sejahtera lahir dan batin.
Kegiatan berlangsung dengan suasana interaktif dan penuh antusias. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan pertanyaan, menunjukkan keseriusan dalam mempersiapkan kehidupan berumah tangga.
Melalui Bimbingan Perkawinan ini, diharapkan para calon pengantin memiliki bekal yang utuh dan matang, sehingga mampu membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berkualitas di tengah dinamika kehidupan modern.(nur/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!