Tanamkan Keteladanan Sejak Dini, KUA Panjatan Beri Stimulan Komunikasi Positif di TK YM Beran

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan terus memperkuat kehadirannya di tengah masyarakat, tidak hanya dalam urusan administrasi pernikahan, tetapi juga dalam bimbingan edukasi di lembaga pendidikan. Hal ini terlihat dalam kegiatan penyuluhan yang dilaksanakan di TK YM Beran, Desa Bugel, Kapanewon Panjatan pada Rabu (01/03/2026) pagi.

Acara yang berlangsung di ruang kelas TK YM Beran ini dihadiri langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Kartiwin, S.Pd.I., M.S.I. Kedatangannya disambut hangat oleh Kepala Sekolah, Ibu Fitri Maulina, S.E., beserta jajaran pendidik dan siswa-siswi yang tampak antusias serta gembira menyambut kehadiran penyuluh.

Dalam sesi penyuluhan, Kartiwin menyampaikan materi mengenai pentingnya stimulan bagi anak usia dini. Fokus utama yang dibahas adalah pembangunan karakter melalui komunikasi positif. Beliau menekankan bahwa perkembangan psikologis dan spiritual anak sangat dipengaruhi oleh gaya komunikasi yang mereka terima setiap hari.

“Pendidikan karakter anak usia dini dimulai dari keteladanan para pendidik. Melalui komunikasi yang positif dan tindakan nyata di sekolah, kita sedang membangun fondasi moral yang kuat bagi mereka,” ujar Kartiwin di hadapan para guru.

Kepala TK YM Beran, Fitri Maulina, S.E., memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif KUA Panjatan yang konsisten turun ke lapangan.

“Kami sangat berterima kasih atas kehadiran KUA Panjatan. Selama ini, KUA Panjatan memang dikenal selalu berbaur dengan masyarakat dan aktif menjangkau berbagai lapisan, termasuk lembaga pendidikan seperti kami. Materi ini sangat relevan untuk meningkatkan kualitas pengajaran di sekolah kami,” ungkapnya.

Di tempat terpisah, Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S. Ag., menyatakan dukungannya terhadap kegiatan ini. Beliau mengapresiasi langkah penyuluh yang adaptif dalam menyampaikan pesan-pesan edukatif di tingkat anak usia dini.

Kegiatan ini sejalan dengan program prioritas Kementerian Agama RI dalam memperkuat Moderasi Beragama dan Transformasi Layanan KUA. Melalui bimbingan masyarakat di sektor pendidikan, KUA tidak hanya berfungsi sebagai unit pelayanan teknis, tetapi juga sebagai pusat edukasi keagamaan dan pembentukan karakter bangsa sejak usia dini.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan generasi emas yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kematangan akhlak, sesuai dengan visi besar Kementerian Agama dalam mewujudkan masyarakat yang taat beragama dan rukun. (win/dpj )

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *