Api yang Tak Pernah Padam

Kenzie Bhamakerti
Siswa MTsN 5 Kulon Progo
Di balik sunyi yang dulu dipaksakan,
Ada suara yang tak boleh terdengar,
Langkah yang dibatasi ruang,
Dan mimpi yang ditahan oleh zaman.
Namun satu nama menyalakan cahaya,
Raden ajeng kartini
Menulis harapan dalam gelap,
Mengubah luka menjadi kata,
Mengubah diam menjadi perlawanan.
Ia tak hanya hidup untuk dirinya,
Tapi untuk masa depan yang belum sempat ia lihat,
Tentang perempuan yang berani bermimpi,
Tanpa takut dunia berkata “tidak”.
Kini, perjuangan itu bukan sekadar cerita,
Ia hidup di setiap langkah wanita hari ini,
Yang bangkit meski diremehkan,
Yang kuat meski tak selalu terlihat.
Menjadi perempuan bukan tentang lemah atau kuat,
Tapi tentang bertahan saat dunia meragukan,
Tentang berdiri saat semua ingin menjatuhkan,
Dan tetap melangkah… meski sendirian.
Hari ini, kita bukan hanya mengenang,
Kita melanjutkan api yang ia nyalakan,
Bahwa perempuan bukan bayangan di belakang,
Melainkan cahaya yang menerangi masa depan.



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!