Pelita Madinahku: Penyuluh Temon Ajak Rutinkan Sedekah Tanpa Menunggu Ikhlas

Kulon Progo (KUA Temon) – Kegiatan rutin penyuluhan “Pelita Madinahku” kembali digelar di Mushola Kapanewon Temon pada Rabu (29/04/2026)pagi. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Panewu Temon, Rusdi Suwarno, S.I.P., bersama jajaran pelaksana Kapanewon. Hadir sebagai narasumber dalam kesempatan tersebut tiga Penyuluh Agama Islam, yakni Yuni Lestari, S.Th.I., Damiri, S.Ag., dan Mudhor Zulfan, S.Ag. Penyuluhan kali ini memfokuskan pada pentingnya menjaga konsistensi dalam beramal saleh, khususnya sedekah.
Dalam tausiyahnya, Yuni Lestari menekankan agar setiap muslim membiasakan diri bersedekah meski belum bisa sepenuhnya ikhlas. “Minimal dari sedekah tersebut kita memperoleh doa baik dari penerima. Lambat laun, tanpa disadari, kebiasaan tersebut akan membentuk hati menjadi lebih ikhlas,” ungkapnya.

Senada dengan hal tersebut, Penyuluh Agama Damiri, M.H.I mengingatkan bahwa segala amalan sangat tergantung pada niat. Namun, ia menggarisbawahi bahwa niat bersedekah harus segera dilaksanakan tanpa menunggu rasa ikhlas datang sempurna. “Jika kita menunggu sampai benar-benar ikhlas, dikhawatirkan amalan tersebut justru tidak akan pernah terlaksana,” tambahnya.
Sebagai penutup, Mudhor Zulfan memberikan perspektif mengenai fenomena riya. Ia berpesan agar masyarakat tidak terlalu takut dicap riya hingga berhenti berbuat baik. Menurutnya, tetaplah bersedekah dan beramal baik dengan senantiasa berusaha meniatkannya karena Allah SWT. Kegiatan yang berlangsung khidmat ini diharapkan dapat memperkuat spiritualitas pegawai dan masyarakat di lingkungan Kapanewon Temon melalui pesan-pesan agama yang menyejukkan. (opi/dpj)



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!