Sinergi KUA Girimulyo dan KKN Tematik UIN Suka, Perkuat Pusaka Sakinah Wujudkan Keluarga Harmonis

Kulon Progo (KUA Girimulyo) — Membangun keluarga yang harmonis membutuhkan lebih dari sekadar kesiapan menuju pernikahan. Setelah akad terucap, pasangan masih perlu terus belajar memahami peran, membangun komunikasi, menyelesaikan persoalan, dan menjaga komitmen dalam kehidupan rumah tangga. Semangat inilah yang dihadirkan dalam pembinaan pasca nikah yang diselenggarakan KUA Girimulyo bersama KKN Tematik UIN Sunan Kalijaga Dusun Sokomoyo di Balai Kalurahan Jatimulyo, Sabtu (8/8/2026).

Mengangkat tema “Pembinaan Pasca Nikah dan Mewujudkan Keluarga Harmonis”, kegiatan tersebut menghadirkan Penyuluh Agama Islam KUA Girimulyo, Teti Naafiriyah, S.Pd.I. dan Noor Fitriyah, S.Pd.I. sebagai narasumber. Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi dan diskusi mengenai berbagai dinamika kehidupan keluarga.

Dalam penyampaian materi, para narasumber menekankan bahwa keharmonisan rumah tangga merupakan proses yang perlu dibangun dan dirawat secara berkelanjutan. Pasangan suami istri perlu memiliki komunikasi yang baik, saling menghargai, memahami peran dan tanggung jawab masing-masing, serta mampu mengelola perbedaan secara bijaksana.

Pembinaan juga mengajak peserta untuk melihat keluarga sebagai ruang untuk tumbuh bersama. Berbagai persoalan dalam rumah tangga merupakan bagian dari dinamika kehidupan yang perlu dihadapi dengan kesabaran, keterbukaan, dan komitmen. Nilai-nilai agama menjadi landasan penting agar pasangan mampu menjaga hubungan, menyelesaikan konflik secara sehat, serta menciptakan suasana rumah yang aman dan nyaman bagi seluruh anggota keluarga.

Materi yang disampaikan selaras dengan program Pusaka Sakinah KUA, sebagai salah satu upaya penguatan ketahanan keluarga melalui pembinaan dan pendampingan kehidupan rumah tangga. Melalui Pusaka Sakinah, KUA tidak hanya hadir dalam tahapan sebelum pernikahan, tetapi juga berupaya mendampingi masyarakat dalam membangun dan mempertahankan keluarga yang harmonis setelah pernikahan.

Berlangsung dalam suasana hangat dan partisipatif, peserta diberikan kesempatan untuk berdiskusi serta menyampaikan berbagai hal yang berkaitan dengan kehidupan rumah tangga. Interaksi tersebut menjadikan forum tidak sekadar sebagai penyampaian materi, tetapi juga menjadi ruang berbagi pengalaman dan pembelajaran bersama.

Kepala KUA Girimulyo, Ahmad Wardani, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara KUA Girimulyo, KKN Tematik UIN Sunan Kalijaga, dan masyarakat Dusun Sokomoyo. Menurutnya, sinergi tersebut menjadi langkah positif dalam menghadirkan pembinaan keluarga yang dekat dengan kebutuhan masyarakat.

“Pembinaan keluarga perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya sebelum pernikahan, tetapi juga setelah pasangan menjalani kehidupan rumah tangga. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya komunikasi, saling menghargai, dan menjaga komitmen dalam keluarga. Kegiatan ini juga selaras dengan program Pusaka Sakinah yang menjadi salah satu upaya KUA dalam memperkuat ketahanan dan keharmonisan keluarga,” ungkapnya.

Ia berharap kolaborasi antara KUA Girimulyo, KKN Tematik UIN Sunan Kalijaga, dan masyarakat senantiasa memberikan manfaat serta menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam mewujudkan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. (hdf/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *