MIN 2 Kulon Progo Manfaatkan Limbah Sabut Kelapa untuk Estetika Kebun Madrasah

Kulon Progo (MIN2KP) — Murid Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Kulon Progo melakukan aksi peduli lingkungan dengan memanfaatkan limbah sabut kelapa yang ada di sekitar madrasah pada Jumat (14/8/2026). Kegiatan kreatif ini dipandu langsung oleh guru Bahasa Arab MIN 2 Kulon Progo, Umi Khoirul Bariyyah, S.Pd.

Dalam aksi tersebut, para murid mengumpulkan sabut kelapa yang berserakan di lingkungan sekitar untuk diolah menjadi barang yang berguna. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata menjaga kebersihan. Sekaligus memperindah area kebun madrasah. Para murid tampak sangat antusias dan bersemangat mengikuti setiap tahapan kegiatan.

Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif bermuatan lokal dan lingkungan ini. Menurut Hartati, kegiatan penataan lingkungan berbasis pemanfaatan limbah sangat sejalan dengan visi madrasah. “Kami sangat mendukung dan mengapresiasi inovasi yang dilakukan oleh guru dan murid ini. Pemanfaatan sabut kelapa ini bukan hanya sekadar membersihkan lingkungan. Tetapi juga melatih kreativitas serta kemandirian murid sejak dini. Madrasah berkomitmen penuh untuk terus mendukung kegiatan yang mengarah pada pembentukan karakter peduli lingkungan dan perwujudan madrasah hijau,” tegasnya.

Guru pembimbing kegiatan, Umi Khoirul Bariyyah menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa cinta lingkungan kepada murid sejak dini. Menurut Umi, lingkungan madrasah memiliki banyak potensi terpendam yang bisa dimanfaatkan jika dikelola dengan kreatif. “Kami ingin mengajarkan kepada anak-anak bahwa sampah atau limbah di sekitar kita. Seperti sabut kelapa, bukan sekadar kotoran yang harus dibuang. Jika kita kreatif, bahan ini bisa diubah menjadi media tanam atau hiasan yang mempercantik kebun madrasah. Ini adalah bagian dari pembelajaran kontekstual untuk membentuk karakter peduli lingkungan,” ujarnya.

Kegiatan inovatif ini mendapat respons positif dari para murid. Salah satu murid kelas 3A, Giandra Abbad Rahagi mengungkapkan kegembiraannya bisa ikut serta dalam kegiatan mengolah sabut kelapa ini bersama teman-temannya. “Saya senang sekali hari ini bisa ikut mengumpulkan dan menghias kebun pakai sabut kelapa. Ternyata seru dan kebun madrasah kami sekarang jadi terlihat lebih bagus dan rapi,” katanya.

Aksi pemanfaatan limbah ini menjadi langkah penting dalam program pelestarian dan penataan lingkungan di MIN 2 Kulon Progo. Melalui kegiatan penataan kebun secara berkelanjutan, madrasah berharap dapat menciptakan atmosfer belajar yang asri, nyaman, dan mendukung perwujudan madrasah hijau atau reen school. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *