MI Muhammadiyah Sendangmulyo Galang Donasi Peduli Gempa NTT

Kulon Progo (MIMULYO) —MI Muhammadiyah Sendangmulyo menggalang donasi dari peduli gempa pada Jumat (21/8/2026). Hal ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama dan respons kemanusiaan atas bencana gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Flores, NTT pada Sabtu (15/8/2026) tersebut menimbulkan dampak yang cukup besar bagi masyarakat. Berdasarkan informasi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa terjadi pada pukul 04.58 WIB dengan episenter di laut sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo, NTT.

Bencana tersebut mengakibatkan korban jiwa, korban luka, kerusakan rumah dan fasilitas umum, serta memaksa ribuan warga mengungsi. BNPB dalam pembaruan data pascagempa melaporkan lebih dari 5.000 warga masih bertahan di sejumlah lokasi pengungsian dan berbagai fasilitas publik mengalami kerusakan.
Penggalangan donasi yang dilakukan di lingkungan MI Muhammadiyah Sendangmulyo tersebut merupakan bagian dari upaya madrasah untuk menanamkan nilai kepedulian sosial dan kemanusiaan kepada murid. Para murid diajak untuk menyisihkan sebagian uang yang mereka miliki secara sukarela. Hal itu sebagai bentuk solidaritas kepada saudara-saudara mereka yang sedang mengalami musibah.
Kepala MI Muhammadiyah Sendangmulyo, Slamet Sulbani menegaskan bahwa kegiatan tersebut tidak semata-mata bertujuan mengumpulkan dana. Tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter bagi murid.

“Tujuan dari pengumpulan donasi ini adalah untuk menumbuhkan kepekaan dan kepedulian murid MI Muhammadiyah Sendangmulyo terhadap korban bencana gempa di NTT. Selain itu, kami berharap donasi ini dapat membantu meringankan beban dan penderitaan yang dialami oleh saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tegas Slamet Sulbani.
Dari hasil pengumpulan donasi, terkumpul dana sebesar Rp 160.000,-. Pihak madrasah berharap semangat berbagi dan kepedulian yang tumbuh di kalangan murid dapat menjadi nilai yang terus mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pembelajaran nyata bagi murid bahwa kepedulian terhadap sesama tidak dibatasi oleh jarak dan perbedaan. Setiap bantuan yang diberikan dengan ikhlas diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
Melalui kegiatan peduli gempa NTT ini MI Muhammadiyah Sendangmulyo berkomitmen untuk terus menanamkan karakter peduli, empati, gotong royong, dan suka berbagi kepada seluruh murid. Madrasah berharap nilai-nilai tersebut dapat tumbuh dan menjadi bagian dari karakter murid dalam kehidupan bermasyarakat. (sla/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat



Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!