Murid MIN 2 Kulon Progo Sulap Limbah Plastik Jadi Pot Tanaman
Kulon Progo (MIN2KP) – Suasana ruang kelas 2 MIN 2 Kulon Progo tampak berbeda dari biasanya pada Kamis (20/8/2026). Puluhan murid terlihat antusias memegang berbagai macam mangkok plastik dan botol minum bekas. Di bawah bimbingan Guru Bahasa Arab, Umi Khoirul Bariyyah, S.Ag., para murid diajak untuk berkreasi memanfaatkan limbah plastik di lingkungan sekitar menjadi pot tanaman yang bernilai guna dan estetis.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam menanamkan kepedulian lingkungan sejak dini. Sekaligus mengedukasi siswa mengenai konsep daur ulang (recycling). Dengan telaten, para murid membersihkan wadah plastik bekas, melubangi bagian bawahnya untuk saluran air, hingga menanam bibit tanaman hijau di dalamnya.
Umi Khoirul Bariyyah, S.Ag. menjelaskan bahwa ide ini muncul dari keprihatinan terhadap menumpuknya sampah plastik yang sulit terurai. Melalui praktik langsung, murid tidak hanya belajar teori kebersihan dalam Islam. Tetapi juga mempraktikkannya secara nyata. “Kami ingin melatih kreativitas murid sejak usia dini melalui pemanfaatan limbah plastik yang ada di sekitar rumah atau madrasah. Dari sampah yang awalnya tidak berharga, kini bisa berubah menjadi barang yang bernilai guna dan memperindah lingkungan kelas,” ujarnya.
Kegiatan ini disambut dengan penuh keceriaan oleh para murid kelas 2. Salah satu murid, Iqbal Nurhakim mengaku sangat senang bisa membuat pot tanaman sendiri dari barang bekas yang dia bawa dari rumah. “Saya senang sekali hari ini bisa belajar membuat pot dari botol bekas bawaan dari rumah. Ternyata botol yang mau dibuang bisa dipakai lagi untuk tempat menanam pohon kecil. Nanti pot ini mau saya pajang di depan kelas,” katanya.
Aksi nyata para murid kelas 2 ini mendapat apresiasi penuh dari pimpinan madrasah. Kepala MIN 2 Kulon Progo, Hartati, S.Pd.I., M.Pd. menyampaikan dukungannya terhadap inovasi pembelajaran yang memadukan nilai keagamaan dan pelestarian lingkungan tersebut. “Inovasi yang dilakukan oleh guru pendamping bersama murid kelas 2 ini sangat luar biasa. Madrasah sangat mendukung kegiatan berbasis lingkungan seperti ini karena mampu membentuk karakter peduli lingkungan (eco-school) pada diri murid sejak dini. Semoga kegiatan ini dapat menginspirasi kelas-kelas lain untuk terus berinovasi dalam mengolah sampah menjadi berkah,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini MIN 2 Kulon Progo berharap dapat terus konsisten mencetak generasi muda yang cerdas, kreatif, serta memiliki tanggung jawab penuh terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan hidup di sekitarnya. (rin/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat




Leave a Reply
Want to join the discussion?Feel free to contribute!