Asah Bakat Seni, Murid Musera Ikuti Pelatihan Mengarsir

Kulon Progo (Musera) – Setelah sukses melaksanakan tugas upacara bendera pada pagi hari, murid-murid kelas V Madrasah Ibtidaiyah (MI) Muhammadiyah Serangrejo (Musera) langsung mendapatkan pelatihan Teknik Dasar Mengarsir dari mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) pada Senin (24/8/2026). Kegiatan yang berlangsung di ruang kelas ini digelar untuk mengasah kreativitas serta keterampilan seni rupa para murid sejak dini.

Seluruh peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap instruksi yang diberikan oleh para mahasiswa sejak awal acara dimulai. Kegiatan pelatihan seni rupa yang produktif ini dipandu secara langsung oleh pemateri utama dari tim KKN UST, yaitu Dewi Sartika Rumain.

Dalam sesi pemaparan materi, Dewi memberikan penjelasan mendalam mengenai langkah-langkah menggoreskan pensil yang tepat di atas kertas agar gambar memiliki dimensi volume yang proporsional. ”Kunci utama dari teknik mengarsir yang benar adalah pengaturan tekanan pensil dan arah goresan yang konsisten agar hasilnya rapi,” jelasnya.

Lebih lanjut Dewi mempraktikkan langsung contoh goresan di papan tulis untuk memperlihatkan efek gradasi gelap terang yang dihasilkan dari teknik tersebut. Ia menekankan bahwa penguasaan teknik ini sangat penting bagi siapa saja yang ingin menghasilkan karya lukis yang terlihat hidup dan bernilai seni tinggi.
”Dengan memahami jatuh bayangan dan gradasi yang tepat, objek benda ataupun wajah yang kita gambar akan tampak lebih nyata, timbul, dan memiliki kedalaman visual yang indah,” tambahnya.

Pelatihan kreatif yang dibawa oleh mahasiswa KKN UST ini mendapat sambutan hangat dan apresiasi tinggi dari Kepala Madrasah, Sumarsih, M.S.I. Ia menyatakan bahwa kehadiran program kerja mahasiswa ini memberikan dampak yang sangat positif bagi perkembangan akademis maupun non-akademis muridnya di madrasah. ”Kami sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas pelatihan ini. Karena kegiatan praktik langsung seperti ini sangat efektif untuk mengasah motorik halus. Sekaligus menyalurkan bakat seni para murid Musera,” ujar Kamad.

Suasana kelas yang interaktif membuat para murid semakin bersemangat mempraktikkan teknik goresan baru mereka. Salah satunya seperti yang dirasakan oleh Farel Naufal Maylando. Murid kelas V ini mengaku sangat senang karena mendapatkan ilmu menggambar baru yang belum pernah ia coba secara mendalam sebelumnya. ”Pelatihannya seru sekali dan mudah diikuti. Kegiatan siang ini sangat membantu saya dalam memahami dan memperdalam pembelajaran Seni dan Budaya yang diajarkan di madrasah,” kata Farel. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *