Guru Penjakes Musera, Sulap Kardus Bekas Jadi Ring Bola Keranjang

Kulon Progo (Musera) – Keterbatasan fasilitas tidak menjadi penghalang bagi guru MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) untuk memberikan pembelajaran olahraga yang berkualitas dan menyenangkan bagi para murid. Hal ini dibuktikan oleh guru Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (Penjakes), Fita Haryanti, S.Or. yang memodifikasi sarana praktik permainan bola keranjang bagi murid kelas IV pada Rabu (26/8/2026) pagi.

Di awal sesi, Fita memberikan penjelasan detail mengenai teknik dasar dan aturan bermain bola keranjang. Mengingat peralatan asli yang ada di madrasah kurang memadai, guru Penjakes tersebut secara kreatif mengganti keranjang atau ring basket konvensional dengan kardus bekas.

”Keterbatasan alat bukan alasan untuk menunda materi praktik. Saya memilih memanfaatkan kardus bekas sebagai pengganti keranjang agar murid kelas IV tetap bisa memahami konsep memasukkan bola ke sasaran. Kreativitas seperti ini penting agar anak-anak tidak kehilangan hak belajar praktik mereka,” jelasnya.

Inovasi dalam proses belajar mengajar ini mendapat apresiasi langsung dari pimpinan madrasah. Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera), Sumarsih, M.S.I. menyatakan dukungan penuhnya terhadap metode pengajaran adaptif yang diterapkan oleh sang guru.

”Kami sangat mendukung pembelajaran kreatif yang diinisiasi oleh guru Penjaskes. Guru dituntut untuk selalu adaptif terhadap kondisi di lapangan. Penggunaan kardus bekas ini membuktikan bahwa dengan kreativitas, keterbatasan sarana justru bisa melahirkan metode pembelajaran yang unik, hemat, dan tetap tepat sasaran,” ungkap Kamad.

Metode modifikasi ini terbukti sukses memantik antusiasme yang tinggi. Para murid tampak berlarian dengan ceria dan berebut melemparkan bola ke dalam kardus-kardus yang telah disiapkan di lapangan madrasah.

Salah satu murid kelas IV, Arka Diandra Saputra mengaku sangat menikmati jam pelajaran olahraga kali ini karena suasananya menjadi lebih seru.

”Awalnya kaget melihat keranjangnya pakai kardus. Tetapi ternyata seru sekali. Malah jadi lebih menantang saat melempar bola bersama teman-teman. Saya sangat senang dan tidak bosan selama pelajaran olahraga,” kata Arka.

Melalui pembelajaran kreatif ini murid kelas IV Musera tidak hanya bugar secara fisik. Tetapi juga belajar bahwa solusi dan inovasi bisa diciptakan dari benda-benda sederhana di sekitar mereka. (ist/abi).

#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *