KUA Panjatan Hadiri Pelatihan Posyandu: Perkuat Kolaborasi Lintas Sektoral Dukung Program Kesehatan Keluarga Kemenag RI

Kulon Progo (KUA Panjatan) – Kantor Urusan Agama (KUA) Kapanewon Panjatan menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat dan ketahanan keluarga. Hal ini dibuktikan dengan keikutsertaan Penyuluh Agama Islam (PAI) KUA Panjatan dalam kegiatan Pelatihan Posyandu yang diselenggarakan di Aula Kapanewon Panjatan, Rabu (26/8/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB ini dihadiri langsung oleh Penyuluh Agama Islam KUA Panjatan, Fajar Munggih Nugrahini, S.Sos., beserta jajaran instansi Lintas Sektoral Kapanewon Panjatan. Pelatihan ini memfokuskan pada penguatan kapasitas kader posyandu serta sinergi antar-lembaga dalam memberikan pelayanan kesehatan dasar yang komprehensif kepada masyarakat.

Kepala KUA Kapanewon Panjatan, H. Basid Rustami, S.Ag., memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menangani isu-isu krusial di bidang sosial dan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi Pelatihan Posyandu ini. Kehadiran penyuluh agama di tengah-tengah jajaran lintas sektoral bukan hanya formalitas, melainkan bagian dari upaya bersama memperkuat ketahanan keluarga. Nilai-nilai agama dan bimbingan kesehatan harus berjalan seiring,” ujarnya.

Keterlibatan KUA Panjatan dalam pelatihan ini erat kaitannya dengan program prioritas Kementerian Agama Republik Indonesia, khususnya penguatan fungsi KUA sebagai pusat layanan keagamaan dan pemberdayaan keluarga (KUA Revitalisasi). Lewat program seperti Bimbingan Perkawinan (Bimwin) dan percepatan penurunan stunting, Kemenag mendorong peningkatan kesejahteraan lahir dan batin bagi calon pengantin dan keluarga muda.

Melalui pendampingan Posyandu bersama unsur lintas sektoral, Penyuluh Agama Islam dapat menyisipkan edukasi keagamaan yang mendukung pola hidup sehat, pencegahan tengkes (stunting), serta penguatan mental-spiritual keluarga sejak dini.

Diharapkan hasil dari pelatihan ini dapat segera diimplementasikan oleh para kader posyandu di wilayah Kapanewon Panjatan, sehingga tercipta masyarakat yang sehat, sejahtera, dan taat beragama. (win/mel)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *