Latih Keseimbangan Metode Ceria, Murid Musera Antusias Ikuti Praktik PJOK

Kulon Progo (Musera) – Kegiatan pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di MI Muhammadiyah Serangrejo (Musera) berlangsung dengan penuh keceriaan pada Selasa (1/9/2026) pagi. Pembelajaran fisik yang digelar di halaman madrasah ini berfokus pada pelatihan motorik dasar untuk melatih ketangkasan dan fokus para murid sejak dini.

Guru PJOK Musera, Fita Haryanti, S.Or., memimpin langsung jalannya kelas dengan memberikan materi gerak lokomotor. Ia memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya stabilitas tubuh dalam setiap aktivitas fisik manusia. ”Hari ini kita belajar tentang kemampuan mempertahankan kesetimbangan tubuh saat melakukan pergerakan. Salah satu praktik sederhananya adalah berjalan di atas garis lurus dengan posisi kaki berjinjit. Latihan ini sangat penting untuk merangsang saraf motorik, melatih fokus, serta memperkuat otot kaki anak-anak agar memiliki koordinasi tubuh yang baik dalam kehidupan sehari-hari,” urai Fita.

Model pembelajaran luar ruangan (outdoor learning) yang aktif dan dinamis ini mendapatkan dukungan penuh dari pihak manajemen madrasah. Kepala MI Muhammadiyah Serangrejo, Sumarsih, M.S.I., menegaskan bahwa kebugaran fisik merupakan fondasi utama sebelum anak menerima materi akademis di dalam kelas.

”Kami mendukung penuh model pembelajaran yang aktif, sehat, dan menyenangkan seperti ini. Pembelajaran PJOK tidak boleh membosankan. Melalui aktivitas yang menggerakkan seluruh tubuh, anak-anak tidak hanya menjadi sehat secara fisik. Tetapi juga reaktif, ceria, dan lebih siap berkonsentrasi saat menerima pelajaran teori di kelas nantinya,” ungkap Kamad.

Suasana olahraga pagi itu pun diwarnai gelak tawa dan semangat kompetisi yang sehat di antara para murid. Salah satu murid, Muhammad Tabah mengaku sangat menyukai jam pelajaran PJOK karena metode penyampaian materi yang dikemas menyerupai sebuah permainan yang seru. ”Saya senang sekali kalau sudah jadwal pelajaran PJOK. Karena kami bisa berolahraga sambil bermain seru bersama teman-teman. Waktu praktik berjalan jinjit di atas garis lurus tadi rasanya menantang sekali. Tetapi asyik karena melatih kita biar tidak mudah jatuh,” kata Tabah.

Melalui konsistensi pembelajaran PJOK yang interaktif dan adaptif ini, MI Muhammadiyah Serangrejo berkomitmen untuk terus menjaga keseimbangan tumbuh kembang anak. Baik dari aspek kecerdasan intelektual maupun kebugaran jasmani. (ist/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *