Khutbah Jumat MTsN 1 Kulon Progo, Tanamkan Semangat Juang dan Cinta Tanah Air

Kulon Progo (MTsN1KP) – MTsN 1 Kulon Progo kembali melaksanakan salat Jumat berjemaah di Masjid Baitut Tarbiyah pada Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut diikuti oleh murid, guru, dan tenaga kependidikan sebagai bagian dari pembiasaan ibadah serta penguatan karakter religius warga madrasah.

Pada kesempatan tersebut, Nur Hadisiswanta bertindak sebagai khatib dengan menyampaikan khutbah bertema Santri dan Nasionalisme. Hal ini dalam momentum Hari Santri Nasional. Dalam khutbahnya, ia menjelaskan bahwa Hari Santri merupakan momentum bersejarah. Yakni untuk mengenang perjuangan para santri dan ulama terdahulu yang rela berkorban demi mempertahankan kemerdekaan dan menegakkan nilai-nilai agama.

“Semangat tersebut sebagaimana tercermin dalam firman Allah SWT dalam Surah Al-Balad ayat 1–2, yang menjelaskan tentang sumpah Allah atas negeri Makkah. Hal ini menjadi pengingat akan kecintaan terhadap negeri serta pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan dan pengorbanan para santri serta ulama terdahulu. Ayat tersebut menjadi pengingat tentang kemuliaan suatu negeri. Kecintaan terhadap tanah air juga tercermin dalam perjuangan para santri dan ulama terdahulu yang berjuang dengan penuh keberanian serta pengorbanan,” ujar Nur

Nur juga menyampaikan bahwa santri masa kini memiliki tanggung jawab untuk meneruskan perjuangan para ulama melalui ilmu pengetahuan, akhlak mulia, dan kepedulian terhadap masyarakat. Semangat perjuangan tersebut tidak selalu diwujudkan melalui keberanian. Tetapi juga melalui kesungguhan dalam belajar dan mengamalkan ajaran agama.

Selain itu, kecintaan terhadap tanah air merupakan salah satu teladan yang dapat dipetik dari kehidupan Rasulullah SAW. Sebagaimana hadis riwayat Imam Bukhari dari Anas r.a. yang menjelaskan bahwa Rasulullah SAW mempercepat laju kendaraannya ketika melihat tembok-tembok Madinah karena kecintaan beliau terhadap kota tersebut.

Melalui khutbah tersebut, para murid diharapkan dapat meneladani semangat juang para santri dan ulama terdahulu, menjaga akhlak, serta bersungguh-sungguh dalam menuntut ilmu. Dengan demikian, nilai-nilai perjuangan dan kecintaan terhadap tanah air dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pelaksanaan salat Jumat berlangsung dengan khidmat dan tertib. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat keimanan. Sekaligus menumbuhkan semangat para murid untuk meneruskan perjuangan para ulama melalui ilmu, amal, dan akhlak yang baik. (mra/abi).
#KementerianSemuaAgama
#MakinDigitalMenjangkauUmat

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *