Komitmen Cegah Stunting, KUA Sentolo Adakan Sosialisasi untuk Pasangan Calon Pengantin

Kulon Progo (KUA Sentolo) – Sebuah keluarga akan terasa sempurna bilamana dikarunia anak-anak yang soleh-solekhah, sehat secara mental dan fisik, termasuk dalam hal ini terbebas dari stunting. Untuk mewujudkan hal tersebut, pasangan calon pengantin perlu dibekali pengetahuan tentang kesiapan membangun keluarga terlebih tentang kesehatan ibu hamil dan pertumbuhan perkembangan anak.

Pencegahan stunting dan penyiapan kehamilan yang sehat tersebut menjadi materi ke dua pada Bimbingan Perkawinan (Bimwin) yang dilaksanakan oleh KUA Sentolo di aula Balai Nikah kantor setempat pada Selasa, (15/7/2025) pagi.

Sebagai pemateri dari PKB Kapanewon Sentolo Megawati, S.Sos.  Dalam paparannya Ia menyampaikan bahwa stunting adalah wujud kekurangan gizi pada bayi di 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yang berlangsung lama dan menyebabkan terhambatnya perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Oleh karena stunting harus dicegah sejak dini, sejak masa kehamilan. Permasalahan kesehatan bayi ini kemudian menyebabkan sakit yang berlangsung lama. “Kurangnya asupan gizi pada bayi khususnya pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) yaitu sejak anak dalam kandungan hingga usia 2 tahun merupakan penyebab terjadinya stunting,”  katanya.

Selanjutnya Megawati mengungkapkan dampak dari stunting menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak meliputi gagal tumbuh, gangguan kognitif dan gangguan metabolisme. “Oleh karena itu pada 1000 hari pertama kehidupan menjadi penentu dalam pencegahan stunting ini, jika ini gagal maka menyebabkab terjadinya loss of generation,” imbuhnya.

Bagi calon pengantin, sangat penting mempersiapkan fisik sebelum melangsungkan jenjang pernikahan. Hal ini upaya dalam pencegahan stunting. “Kenali dan jaga alat reproduksi, periksa kesehatan lebih lengkap, makan dengan gizi seimbang, pilih gaya hidup sehat merupakan upaya mewujudkan generasi sehat terbebas dari stunting,” paparnya.

Diakhir sesi Megawati menyampaikan resep bagi calon ibu hamil supaya kandungan sehat dan pertumbuhan bayi normal, meliputi timbang berat badan, pengukuran tekanan darah, pengukuran janin, status imunisasi TT, minum tablet tambah darah dan asam folat, serta konseling kehamilan.
Segenap peserta bimwin merasa senang dengan kegiatan ini, dan mendapat tambahan ilmu baru sebelum memasuki jenjang perkawinan. (skd/dpj)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *