Awali Semester Genap, Pengawas Berikan Bimbingan Administrasi Guru MTsN 5 Kulon Progo

Kulon Progo (MTsN5KP) – Berdasarkan kalender akademik, semester genap tahun ajaran 2019/2020 telah resmi dimulai pada Kamis (2/1/2020). Berdasarkan hal tersebut, dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan menyiapkan kelengkapan administrasi guru untuk semester genap, Pengawas MA/MTs Kulon Progo, Hj. Kalimah, S.Ag, MA, memberikan bimbingan administrasi guru kepada seluruh guru MTsN 5 Kulon Progo, Sabtu (4/1/2020). Kalimah menjadi salah satu narasumber dalam acara workshop penyusunan PTK yang digelar MTsN 5 Kulon Progo di Aula KPRI Pepadang, Kalibawang.

Kalimah banyak menyampaikan tentang seluk-beluk format baru Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) guru yang belum lama ini dicetuskan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Melalui kebijakan yang disebutnya dengan Merdeka Belajar, Menteri Nadiem akan menyederhanakan penyusunan RPP. Beberapa komponen pun akan dipangkas. Guru akan memiliki kebebasan dalam memilih, membuat, menggunakan, dan mengembangkan format RPP. Tiga komponen inti RPP terdiri dari tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan assesmen/penilaian.

Kalimah mengatakan, format RPP yang lebih sederhana bukan berarti guru menjadi lebih santai dalam menyusun RPP, justru RPP baru menuntut semua guru untuk lebih aktif dan kreatif dalam menyusun metode pembelajaran, karena guru diberi kebebasan dalam mengembangkan format RPP.

Lebih lanjut ia menyoroti juga terkait guru yang terkadang lebih suka berinteraksi dengan anak yang lebih pintar. Sebaiknya guru justru lebih banyak mendampingi anak yang kurang pintar dan pelan dalam memahami pelajaran. Metode yang akan digunakan dalam pendampingan dapat diaplikasikan pada format RPP yang baru.

Kalimah juga mengomentari tentang Penelitian Tindakan Kelas (PTK), ia mengatakan bahwa tujuan utama penyusunan PTK bukan semata untuk memperoleh angka kredit.

“Tujuan utama PTK bukan hanya untuk dapat angka kredit, melainkan untuk mengetahui kelemahan dalam mengajar dan berusaha meningkatkan mutu pembelajaran sehingga prestasi anak optimal,” tegasnya.

Dalam penutupnya, ia berpesan untuk selalu menjaga ukhuwah. Sadar dengan kewajiban dan tugas masing-masing, tidak saling lempar tugas dan lempar kewajiban.

“Selalu jaga ukhuwah, jangan saling lempar kewajiban, dalam bertugas usahakan niatkan sebagai ibadah, sehingga akan bernilai pahala,” pungkasnya. (mic/abi)

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *